Berita

jusuf kalla

Ternyata JK dan Jokowi Tak Cocok Secara Chemistry

RABU, 14 MEI 2014 | 05:53 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Jusuf Kalla dan Joko Widodo tak punya hubungan kimiawi atau chemistry yang cocok. Terlebih dalam hal perjuangan menegakkan ajaran Trisakti.

Demikian disampaikan peneliti Lingkar Studi Perjuangan (LSP), Gede Sandra, dalam perbincangan dengan redaksi.

"Kalau kita pikir-pikir lagi, JK dan Jokowi ini tidak cocok secara chemistry. Keduanya memiliki pandangan yang berbeda mengenai implementasi Trisakti. Jangan-jangan JK pun tak peduli pada Trisakti," ujarnya.


Satu dari tiga poin penting dalam a jaran Trisakti adalah berdikari di bidang ekonomi. Bila diamati lebih lanjut, banyak jalan pikiran dan keputusan JK ketika berkuasa sebagai wakil presiden mendampingi SBY yang bertentangan dengan konsep berdikari ini.

Dari kebijakan-kebijakannya itu, JK terlihat lebih sebagai pendukung penganut paham pasar bebas atau neoliberalisme, termasuk dalam soal penentuan harga BBM.



"JK adalah tokoh yang paling konsisten mencabut subsidi BBM. Padahal, selama 10 tahun terakhir PDI Perjuangan konsisten menolak pencabutan subsidi BBM," ujar Gede Sandra.

Selain itu, menggandeng JK akan membuat PDIP tampak sebagai partai yang takut kalah dan oportunis belaka. Pendukung PDIP dan Jokowi tentu masih ingat bahwa JK pernah berkuasa bersama SBY. Dan ketika itu, PDIP secara konsisten menentang kebijakan ekonomi JK yang tidak pro rakyat. [dem]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Tak Pelihara Buzzer, Prabowo Layak Terus Didukung

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:14

Stasiun Cirebon Dipadati Penumpang Arus Balik Nataru

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:00

SBY Pertimbangkan Langkah Hukum, Mega Tak Suka Main Belakang

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:34

Pilkada Lewat DPRD Cermin Ketakutan terhadap Suara Rakyat

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:26

Jika Mau Kejaksaan Sangat Gampang Ciduk Silfester

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:01

Pilkada Lewat DPRD Sudah Pasti Ditolak

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:37

Resolusi 2026 Rismon Sianipar: Makzulkan Gibran Wapres Terburuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:13

Kata Golkar Soal Pertemuan Bahlil, Dasco, Zuhas dan Cak Imin

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:10

Penumpang TransJakarta Minta Pelaku Pelecehan Seksual Ditindak Tegas

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:38

Bulgaria Resmi Gunakan Euro, Tinggalkan Lev

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:21

Selengkapnya