Berita

Dunia

Sebuah Ledakan Tewaskan 157 Pekerja Tambang

RABU, 14 MEI 2014 | 05:29 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Sampai kini aparat keamanan masih mencari tahu penyebab ledakan. Laporan pertama menyebutkan 17 pekerja tambang dalam kejadian di barat Turki itu. Saat berita ini diturunkan, BBC menyebutkan jumlah korban tewas telah mencapai 157 orang. Sementara sekitar 75 lainnya mengalami luka-luka.

Gubernur Manisa, Cengiz Ergun, mengatakan belum dapat mengkonfirmasi jumlah korban terakhir dalam ledakan yang terjadi di Soma itu.

Diperkirakan, saat ledakan terjadi sebanyak 580 pekerja tambang tengah melakukan aktivitas sehari-hari mereka disana.


Belum jelas benar berapa banyak yang berhasil melarikan diri saat ledakan terjadi.

Soma terletak sekitar 250 kilometer dari ibukota Istanbul.

Saat ini lokasi ledakan dipenuhi pihak keluarga yang ingin mencari tahu nasib kerabat mereka yang bekerja disana. Stasiun televisi Turki menayangkan secara langsung proses evakuasi yang tengah dilakukan.

Menteri Energi Taner Yildiz kepada Turkish TV mengatakan korban tewas juga bisa diakibatkan oleh racun karbondioksida.

Menurutnya, ledakan terjadi karena kegagalan arus listrik. [dem]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya