Berita

jokowi-jk/net

Politik

PILPRES 2014

Indikator: Jokowi-JK Tumbangkan Prabowo-Hatta

SELASA, 13 MEI 2014 | 16:43 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Duet Joko Widodo-Jusuf Kalla akan mengalahkan pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa. Berdasarkan survei Indikator Politik besutan Burhanudin Muhtadi yang dirilis hari ini (Selasa, 13/5), duet Jokowi-JK akan menang dengan elektabilitas 51 persen jauh meninggalkan Prabowo-Hatta yang hanya 32,4 persen.

Burhanudin mengatakan, figur wakil presiden berpengaruh terhadap elektabilitas keduanya. Namun hingga saat ini, tampak bahwa calon presiden masih menjadi faktor kunci meraup dukungan.

"Hingga saat ini, Jokowi masih mendapat dukungan terbesar dibanding yang lain," kata dia saat memaparkan hasil survei di Jakarta, Selasa (13/5).


Berikut simulasi capres dan cawapres Aburizal Bakrie (ARB), Jokowi dan Prabowo. Pertama, Jokowi-JK (51 persen), Prabowo-Hatta (32.4 persen) dan tidak jawab (16.6 persen). Kedua, ARB-Wiranto (12.2 persen), Jokowi-JK (44.2 persen), Prabowo-Hatta 29 persen dan tidak jawab (14.5 persen).

Simulasi ketiga, ARB-Wiranto (15.1 persen), Jokowi-Moeldoko (39.3 persen), Prabowo-Hatta (29.6 persen) dan tidak jawab (16 persen). Keempat, ARB-Wiranto (18.8 persen), Jokowi-JK (60.2 persen) dan tidak jawab (20.9 persen).

Populasi Indikator Politik adalah seluruh warga negara Indonesia yang mempunyai hak pilih dengan jumlah sampel 1220 orang. Margin of eror plus minus 2,9 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen. Metode dilakukan dengan wawancara tatap muka 20-26 April 2014. [rus]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Kematian Ali Khamenei, Jalan Iran Kembangkan Nuklir untuk Militer

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:18

May Day: Jeritan Mantan Pekerja Sritex Menagih Janji Negara

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:08

Langkah Prabowo Ratifikasi ILO 188 Jadi Momentum Perbaikan Sektor Perikanan

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:39

Hari Buruh Tak Cuma Orasi, Massa Main Games hingga Nonton Efek Rumah Kaca

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:32

DPR Akui Disparitas Upah Buruh Terlalu Jauh

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:20

Apa Perbedaan Hardiknas dan Hari Guru Nasional? Ini Sejarahnya

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:59

KSBSI: Prabowo Jadi Presiden Ketiga di Dunia yang Rayakan May Day Bareng Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:55

Google Doodle Rayakan Hari Buruh 2026, Tampilkan Ilustrasi Para Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:49

Ketua Komisi III Jamin Keamanan Aktivis saat Perjuangkan Hak Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:47

Japan Airlines Uji Coba Robot Humanoid untuk Atasi Kekurangan Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:42

Selengkapnya