Berita

Politik

PILPRES 2014

Menjelang Deklarasi, Beredar SMS Dwitunggal

SELASA, 13 MEI 2014 | 13:17 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Beberapa hari belakangan ini beredar SMS di daerah sepanjang Pantura. Isinya mengajak orang untuk mendukung bakal calon pasangan Dwi Tunggal Prabowo-Hatta.

Menurut warga sekitar Pantura, beredar beberapa jenis SMS. Isinya berkisar tentang bakal calon pasangan capres dan cawapres dengan slogan Dwi Tunggal Prabowo-Hatta. Sayangnya nomor-nomor pengirim pesan belum dapat dikonfirmasi.

Respon warga yang menerima SMS tersebut cukup beragam. SMS yang sepertinya memang ditujukan bagi kalangan nelayan dan petani ini kebanyakan ditanggapi sebagai informasi semata.


"Yah namanya juga lagi musim kampanye, wajar kalau ada SMS seperti ini. Tapi ini memang pertama yang mengajak nelayan mendukung Prabowo-Hatta," ujar Pardiman warga asal Indramayu (Selasa, 13/5).

Sumber-sumber lain yang bisa dihubungi mengatakan bahwa hal tersebut wajar dalam dinamika politik saat ini. Setiap orang memiliki hak untuk berpartisipasi dalam kegiatan kampanye tanpa harus berkordinasi dengan tim resmi. Terutama yang berada di tataran akar rumput.

Terkait pasangan Dwi Tunggal Prabowo-Hatta, kendati belum menjawab secara jelas, Ketua Umum Gerindra Suhardi mengaku partainya dan Partai Amanat Nasional (PAN) memang sudah lama bernegosiasi tentang rencana koalisi.

"Kita ada tim PAN dan Gerindra. Kita sudah lama bernegosiasi, menyusun langkah-langkah kerjasama koalisi," ujarnya.[dem]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya