Berita

net

Politik

PILPRES 2014

Prabowo-Hatta Sudah "Salaman"

SENIN, 12 MEI 2014 | 22:08 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Prabowo Subianto akan berpasangan dengan Hatta Rajasa sebagai pasangan calon presiden dan wakil presiden pada pilpres 9 Juli mendatang.  Duet keduanya tinggal menunggu waktu yang tepat untuk dideklarasikan.

Informasi yang diperoleh redaksi, Gerindra dan PAN sudah bersepakat untuk menjalin koalisi. Dalam bahasa lain, Gerindra dan PAN sudah 'salaman' untuk mengusung duet Prabowo dan Hatta.

Selain didukung PAN dan Gerindra, duet Prabowo-Hatta juga didukung PPP. Keputusan mendukung Prabowo sudah diputuskan Rapimnas ke III partai berlambang Kabah di Jakarta kemarin malam. Selain PPP, duet Prabowo-Hatta juga diperkuat PKS.


Untuk internal PAN, pengukuhan Hatta menjadi cawapres Prabowo akan dilakukan dalam Rapimnas PAN yang akan digelar 14 Mei 2014.

Bagaimana dengan Golkar yang beberapa hari lalu terlihat 'mesra' dengan Prabowo?

Kabarnya, Ical dan gerbongnya di Golkar akan mendukung Prabowo pada putaran dua jika pilpres berlangsung dua putaran dan dirinya tidak masuk. Tapi pilihannya, Ical bisa maju di Pilpres berkoalisi dengan Demokrat. Sebab Nasdem dan PKB sudah menyatakan bergabung dengan PDIP mengusung pencapresan Jokowi. [dem]


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya