Berita

joko widodo/net

POLLING

Duet RR Diunggulkan Dampingi Jokowi

MINGGU, 11 MEI 2014 | 22:01 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Ryamizard Ryacudu dan Rizal Ramli masing-masing berada di urutan pertama dan kedua dalam poling mencari pendamping Joko Widodo dalam pemilihan presiden mendatang.

Dalam poling itu, Ryamizard Ryacudu yang pernah menjabat sebagai Kepala Staf TNI Angkatan Darat mendapat 25,9 persen dukungan. Sementara Rizal Ramli yang pernah menjabat sebagai Menko Ekuin dan Menteri Keuangan mendapatkan 23,4 persen dukungan.

Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla berada di posisi ketiga dengan 17,2 persen dukungan, diikuti mantan Ketua DPR RI Akbar Tandjung (15,3 persen dukungan). Kedua tokoh ini pernah menjabat sebagai Ketua Umum Partai Golkar.


Posisi kelima ditempati "Tokoh Lain" sebesar 12,3 persen.Adapun mantan Menteri PErdagangan dan Dubes RI di Singapura Luhut Panjaitan harus puas pada poisisi terakhir dengan 5,9 persen dukungan.

Rakyat Merdeka Online pernah menggelar poling dengan serupa pada bulan Oktober 2013 lalu. Ketika itu, Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad berada di tempat pertama (21,9 persen), diikuti Jusuf Kalla (20,7 persen) dan mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD (12,2 persen).

Dalam poling terakhir nama Abraham Samad dan Mahfud MD tidak disertakan dengan pertimbangan sangat kecil kemungkinan kedua orang itu mendampingi Jokowi.

Menggunakan metode one IP one vote kedua poling ini tidak menggambarkan sikap umum masyarakat Indonesia, melainkan hanya sekadar bayangan dari sikap sebagian pembaca yang bersedia memberikan suara. [dem]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya