Berita

jokowi/net

Politik

PEMILU 2014

Jokowi Pencipta Plt Terbanyak

MINGGU, 11 MEI 2014 | 21:41 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Nama Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo layak dicatat Museum Rekor Indonesia alias Muri sebagai kepala daerah yang paling banyak menciptakan Pelaksana Tugas atau Plt.

Terbaru, Jokowi demikian ia disapa, menjadikan Basuki Tjahja Purnama sebagai Plt Gubernur karena dirinya mengambil cuti untuk menjalani kampanye sebagai capres dari PDI Perjuangan. Surat pengajuan cuti sendiri sudah dilayangkan Jokowi kepada Kementerian Dalam Negeri empat hari lalu.

"Kalau sampai Ahok (Basuki Tjahja Purnama) menjadi Plt, Jokowi sangat layak dapat rekor MURI sebagai pemimpin pencetak Plt terbanyak. Sebelumnya, Jokowi menunjuk beberapa dinas dijabat oleh Plt. Ada penanggulaangan bencana daerah, Satpol PP dan yang lainnya. Yang paling lama untuk posisi Sekda. Sudah satu tahun lebih Sekda dijabat Plt," kata pengamat politik dari Masyarakat Pemantau Kebijakan Eksekutif dan Legislatif (Majelis), Sugiyanto, saat berbincang dengan redaksi kemarin (Sabtu, 10/5).


Tapi sayangnya, kata dia, untuk urusan ini bukan prestasi yang ditorehkan Jokowi, melainkan kebiasaan buruk dalam pemerintahan. Memang perudangan mengatur soal Plt, tapi seorang Plt tidak bisa mengambil kebijakan penting dan strategis. Kalau demikian, bagaimana dengan kehidupan masyarakat dan roda pemerintahan.

Dia mencontohkan, bagaimana mungkin posisi Sekda dijabat Plt padahal posisinya sebagai kunci dalam pemerintahan daerah. Dia yang menjalankan organisasi dan birokrasi.

"Jangan aneh kalau nanti ada elemen-elemen masyarakat yang meminta Muri memberikan recornya kepada Jokowi," imbuh Sgy, panggilang Sugiyanto.

Oleh karena itu Sgy menyarankan, dalam rangka menjalani Pilpres, Jokowi sebaiknya memilih mundur sebagai Gubernur DKI ketimbang cuti. Karena dengan begitu, Ahok tidak akan menjadi Plt Gubernur, dan Jokowi sendiri tidak perlu mendapat izin dari Presiden SBY sebagai salah satu syarat untuk mendaftarkan diri kepada KPU sebagaimana diatur undang-undang.

"Supya tidak dapat rekor Muri, Jokowi harus segera memutuskan siapa Sekda DKI yang bukan Plt, dan berhenti dari Gubernur," demikian Sgy.[dem]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Dialog BEM di Makassar: Gerakan Mahasiswa Harus Independen dan Berbasis Data

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:17

DPR Apresiasi Perbaikan Haji di Era Prabowo, Antrean Jemaah Turun Jadi 26 Tahun

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:14

KPK Soroti Nama Besar yang Muncul dalam Persidangan Kasus Bea Cukai

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:59

Polri Serius Garap Universitas Kepolisian yang Bisa Diakses Masyarakat Umum

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:42

Tiyo Ardianto dan Tradisi Panjang Anak Rakyat dalam Sejarah Pergerakan Indonesia

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:33

RUU Perkoperasian Buka Jalan Koperasi Jadi Soko Guru Perekonomian

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:25

Masyarakat Kemuning Ngadu ke BAM DPR soal Klaim Kawasan Hutan

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:21

FPHI Ultimatum OJK, Minta Kejelasan Laporan Keuangan Danantara

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:10

KPK Tagih Perbaikan Sistem MBG di Era Kepala BGN Baru

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:56

Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:50

Selengkapnya