Berita

sby/net

Politik

PILPRES 2014

PDIP Tantang SBY Jadi Cawapres Jokowi

MINGGU, 11 MEI 2014 | 21:13 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

PDI Perjuangan membuka pintu untuk berkoalisi dengan Partai Demokrat tetapi dengan catatan. Politisi PDIP Agus Susanto menjelaskan catatannya adalah SBY harus bersedia menjadi cawapres Joko Widodo alias Jokowi.

"Mau tidak SBY?" tantang Agus Susanto kepada redaksi, Minggu (11/5).

Menurutnya, kalau SBY bersedia, bagi PDIP tidak ada masalah. Apalagi koalisi terjalin demi kepentingan bangsa dan negara. Bukankah, kata dia, membangun bangsa harus dikelola bersama-sama.


"Kami nggak bisa sendiri, butuh kerja sama dengan yang lain," ujar
Sekretaris DPD PDIP Sumatera Barat ini.

Agus menambahkan, syarat lainnya,  SBY harus memahami dan mengamalkan ajaran Trisakti Bung Karno. Karena itu landasan koalisi harus dibangun atas dasar kepentingan bangsa dan negara, bukan untuk bagi-bagi kursi.

Namun, lanjut Anggota DPR RI terpilih dari Dapil Sumatera Barat 2 ini, semua itu kembali diserahkan kepada SBY dan keputusan akhirnya  di PDIP sepenuhnya berada  ditangan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dan Capres PDI Jokowi.

Sebelumnya di beberapa kesempatan, nama SBY sebagai cawapres dari PDIP sudah disampaikan mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum. SBY juga telah menyampaikan, ingin bertemu dengan Megawati untuk membicarakan pembangunan bangsa ke depan.[dem]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Kematian Ali Khamenei, Jalan Iran Kembangkan Nuklir untuk Militer

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:18

May Day: Jeritan Mantan Pekerja Sritex Menagih Janji Negara

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:08

Langkah Prabowo Ratifikasi ILO 188 Jadi Momentum Perbaikan Sektor Perikanan

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:39

Hari Buruh Tak Cuma Orasi, Massa Main Games hingga Nonton Efek Rumah Kaca

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:32

DPR Akui Disparitas Upah Buruh Terlalu Jauh

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:20

Apa Perbedaan Hardiknas dan Hari Guru Nasional? Ini Sejarahnya

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:59

KSBSI: Prabowo Jadi Presiden Ketiga di Dunia yang Rayakan May Day Bareng Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:55

Google Doodle Rayakan Hari Buruh 2026, Tampilkan Ilustrasi Para Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:49

Ketua Komisi III Jamin Keamanan Aktivis saat Perjuangkan Hak Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:47

Japan Airlines Uji Coba Robot Humanoid untuk Atasi Kekurangan Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:42

Selengkapnya