Berita

Ramadhan Pohan/net

Politik

Wasekjen Demokrat: Jokowi Ambigu!

MINGGU, 11 MEI 2014 | 14:35 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Demokrat mempertanyakan sejumlah pernyataan calon presiden PDIP Joko Widodo mengenail hasil rekapitulasi suara yang diperoleh Demokrat.

Menurutnya, pernyataan pria yang akrab disapa Jokowi itu seolah mempertanyakan keberhasilan Demokrat.

"Pak Jokowi mengatakan kok Demokrat ini angkanya melejit dari 9 persen ke 10 persen. Dia senang PDIP tinggi dukungannya, tapi dia juga pertanyakan suara Demokrat," ujar Wasekjen DPP Partai Demokrat, Ramadhan Pohan dalam diskusi 'Pasca Real Count, Kemana Arah Parpol? di Jakarta Pusat, Minggu (11/5).


Menurutnya sikap Jokowi yang mempertanyakan keberhasilan Demokrat adalah bentuk kepanikan Gubernur DKI Jakarta itu. Pasalnya, sebelum Pileg Jokowi maupun PDIP menggembar-gemborkan akan memperoleh dukungan terbanyak, bahkan hingga angka 30 persen.

"Itu kan artinya dia tidak konsisten, ambigu. Di sisi lain menerima, di sisi lain menolak. Ini saya pikir akibat kepanikan karena tidak PDIP dapat suara 27 persen seperti yang mereka sampaikan selama ini," tutur Ramadhan.

Wakil Ketua Komisi I DPR ini mengungkapkan langkah PDIP mengusung Jokowi ternyata tidak membawa banyak perubahan. Terbukti, meski menang di pileg, tak banyak angka yang dihasilkan partai tersebut.

"Kami Demokrat justru bersyukur karena masih dapat dukungan. Kami terima itu," pungkas Ramadhan seperti dilansir dari JPNN. [rus]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Kematian Ali Khamenei, Jalan Iran Kembangkan Nuklir untuk Militer

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:18

May Day: Jeritan Mantan Pekerja Sritex Menagih Janji Negara

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:08

Langkah Prabowo Ratifikasi ILO 188 Jadi Momentum Perbaikan Sektor Perikanan

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:39

Hari Buruh Tak Cuma Orasi, Massa Main Games hingga Nonton Efek Rumah Kaca

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:32

DPR Akui Disparitas Upah Buruh Terlalu Jauh

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:20

Apa Perbedaan Hardiknas dan Hari Guru Nasional? Ini Sejarahnya

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:59

KSBSI: Prabowo Jadi Presiden Ketiga di Dunia yang Rayakan May Day Bareng Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:55

Google Doodle Rayakan Hari Buruh 2026, Tampilkan Ilustrasi Para Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:49

Ketua Komisi III Jamin Keamanan Aktivis saat Perjuangkan Hak Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:47

Japan Airlines Uji Coba Robot Humanoid untuk Atasi Kekurangan Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:42

Selengkapnya