Berita

Li Keqiang dan Uhuru Kenyatta/net

Dunia

Tiongkok Bantu Kenya Lindungi Satwa Liar

MINGGU, 11 MEI 2014 | 10:55 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Saat melakukan kunjungan ke Kenya, Perdana Menteri Tiongkok Li Keqiang menyempatkan diri berkunjung ke Ivory Burning Site Monument di Taman Nasional Nairobi didampingi Presiden Uhuru Kenyatta (Sabtu, 10/5).

Li mengatakan bahwa dirinya sangat menghargai dan menghormati usaha keras Kenya dan memuji prestasinya dalam melindungi satwa liar.

"Kunjungan kami ke monumen bersama (dengan Presiden Kenyatta) menunjukkan bahwa kedua belah pihak bekerja sama dengan itikad baik untuk bersama-sama memerangi perburuan dan penyelundupan gading, dan melindungi satwa liar," kata Li, seperti dikutip dari Xinhua (Minggu, 11/5).


Selain itu, Li juga menyampaikan bahwa pemerintah negeri tirai bambu itu bertekad memberikan bantuan sesuai kemampuannya untuk membantu Kenya membangun kapasitas untuk melindungi satwa liar.

Hal ini diakui Li lantaran negaranya merupakan penandatangan Konvensi PBB tentang perdagangan internasional untuk spesies flora dan fauna liar yang terancam punah.

Menanggapi hal ini, Presiden Kenyatta menghargai resolusi Tiongkok dalam perlindungan satwa liar dan mengucapkan terima kasih atas dukungan negeri yang memiliki ikon tembok raksasa yang diberikan kepada negaranya, Kenya.

Kenyatta juga mengatakan bahwa dirinya berharap untuk lebih memperkuat kerjasama dengan Tiongkok mengenai perlindungan ekologi dan satwa liar. [rus]

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Istana Minta Kritik terhadap BI Dijadikan Evaluasi Penguatan Komunikasi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:23

Kursi Dua Wamen Kosong, Pemerintah Belum Siapkan Pengganti

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:10

Mensesneg soal Kabar Said Iqbal Masuk Kabinet: Masih Didiskusikan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:59

Mubes V Kosgoro 1957 Digoyang Penolakan Daerah

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:52

AS Hantam Iran dengan Sanksi Baru, Jaringan Penyelundupan LPG Jadi Target

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:37

Istana Bantah Isu Menkeu dan Gubernur BI Bakal Dicopot

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:31

Prasetyo Hadi: Sinergi Pemerintah, DPR, dan BI Kunci Jaga Stabilitas Ekonomi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:20

Bank Indonesia Sudah Intervensi, Mengapa Rupiah Tetap Melemah?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:08

Menkeu Purbaya Bantah Omzet Warteg Turun Jadi Bukti Daya Beli Lesu

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:47

Daftar Komoditas Dirilis, Danantara SDI Siap Kendalikan Rezim Baru Ekspor RI

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:21

Selengkapnya