Berita

ilustrasi/net

Dunia

"Noah" Geser "Jacob" Dari Nama Terpopuler

SABTU, 10 MEI 2014 | 16:47 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Nama "Noah" berhasil menggeser "Jacob" sebagai nama paling populer yang diberikan kepada bayi laki-laki sepanjang tahun 2013. Padahal nama "Jacob" telah bertengger di posisi tersebut selama 14 tahun berturut-turut.

Sementara nama yang paling populer diberikan kepada bayi perempuan adalah "Sophia" yang telah mempertahankan posisinya selama tiga tahun terakhir.

Hal itu terkuak dari hasil survei yang dilakukan oleh Social Security Administration di Amerika Serikat AS yang dilansir pada Jumat (9/5).


"Noah diikuti oleh Liam, Jacob, Mason dan William. Sementara, Sophia diikuti oleh Emma, Olivia, Isabella dan Ava," begitu bunyi  pernyataan sari Social Security Administration seperti dikutip Associated Press (Sabtu, 10/5).

Meski demikian, pendiri Babynamewizard.com, Laura Wattenberg mencatat bahwa nama bayi paling populer saat ini tidak benar-benar sepopuler dulu.

Ia menyebut bahwa saat ini lebih dari 18.000 bayi yang lahir pada tahun 2013 lalu bernama Noah. Sementara tahun 1950, ketika nama James berada di urutan pertama, ada lebih dari 86.000 bayi yang baru lahir dengan nama tersebut.

Selain itu ada sekitar 21.000 bayi bernama Sophia di tahun 2013. Jumlah tersebut tidak sebesar tahun 1950 di mana lebih dari 80.000 bayi bernama Linda, nama terpopuler di tahun itu. [mel]

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Istana Minta Kritik terhadap BI Dijadikan Evaluasi Penguatan Komunikasi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:23

Kursi Dua Wamen Kosong, Pemerintah Belum Siapkan Pengganti

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:10

Mensesneg soal Kabar Said Iqbal Masuk Kabinet: Masih Didiskusikan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:59

Mubes V Kosgoro 1957 Digoyang Penolakan Daerah

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:52

AS Hantam Iran dengan Sanksi Baru, Jaringan Penyelundupan LPG Jadi Target

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:37

Istana Bantah Isu Menkeu dan Gubernur BI Bakal Dicopot

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:31

Prasetyo Hadi: Sinergi Pemerintah, DPR, dan BI Kunci Jaga Stabilitas Ekonomi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:20

Bank Indonesia Sudah Intervensi, Mengapa Rupiah Tetap Melemah?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:08

Menkeu Purbaya Bantah Omzet Warteg Turun Jadi Bukti Daya Beli Lesu

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:47

Daftar Komoditas Dirilis, Danantara SDI Siap Kendalikan Rezim Baru Ekspor RI

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:21

Selengkapnya