Berita

presiden sby/net

Alhamdulillah, SBY akan Turun Tangan Langsung Atasi Kejahatan Seks Terhadap Anak

KAMIS, 08 MEI 2014 | 20:43 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Presiden SBY menegaskan komitmennya untuk turun tangan langsung menangani kejahatan seks terhadap anak-anak yang kasusnya banyak terungkap belakangan ini. Presiden menyatakan persoalan tersebut menjadi fokus perhatiannya dalam pemerintahan.

"Sejak masa pemerintahan 2009, usaha perlindungan terhadap anak telah dilakukan dalam susunan pemerintahan lewat fungsi dalam kementerian," kata SBY seperti dikicaukan pengelola akun twitter resmi Presiden SBY, @SBYudhoyono beberapa saat tadi (Kamis, 8/5).

Dalam kerangka itu menurut SBY, dirinya telah menambah fungsi di Kementerian Pemberdayaan Perempuan menjadi Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. Hal yang mendasari perubahan pada saat itu adalah banyaknya kekerasan yang dialami anak di daerah konflik, di jalanan, pekerja anak di bawah umur, komunitas miskin, dan lain-lain.


Meski demikian, SBY menegaskan upaya menangani kejahatan seks terhadap anak-anak harus menjadi gerakan di seluruh tingkat masyarakat karena belum tentu semua mengetahuinya. Selain itu, kewaspadaan dan pengawasan harus masuk di tingkat terkecil.

"Ini masalah serius, tidak boleh dianggap biasa, kejahatan ini berbeda, terjadi di beberapa tempat di Indonesia dan luar negeri," kata SBY.[dem]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya