Berita

Dunia

Ini Alasan Pelajar Indonesia Memilih Belajar di Maroko

SENIN, 05 MEI 2014 | 23:17 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Kemiripan budaya Maroko dan Indonesia sangatlah banyak. Hal ini membuat pelajar Indonesia tertarik belajar di negeri maghribi tersebut. Misalnya, di ibukota Maroko, Rabat, bisa dilihat gereja dan masjid berdampingan seperti halnya di Jakarta.

"Lulusan Maroko juga tidak ada yang jadi teroris. Mereka bisa bekerja sama dengan semua (agama lain)," kata Dr.Turkis Junaid Lubis dalam acara pertemuan tahunan alumni Maroko di Indonesia, yang digelar di Hotel Borobudur, Jakarta, hari ini (Senin, 5/5).

Sementara itu, situasi politik Maroko yang kondusif membuat para pelajar Indonesia merasa aman untuk menimba ilmu di sana. Bahkan karena kepiawaian Raja Muhammad VI tak membuat Maroko terseret ke dalam Arab Spring.


Hal lain, tambah Turkis, di Maroko tidak hanya mengacu pada pola menghafal tetapi juga bagaimana cara menalar.

Oleh karena itu, Turkis juga mengharapkan agar pertukaran pelajar Indonesia dan Maroko terus ditingkatkan.[dem]

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Istana Minta Kritik terhadap BI Dijadikan Evaluasi Penguatan Komunikasi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:23

Kursi Dua Wamen Kosong, Pemerintah Belum Siapkan Pengganti

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:10

Mensesneg soal Kabar Said Iqbal Masuk Kabinet: Masih Didiskusikan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:59

Mubes V Kosgoro 1957 Digoyang Penolakan Daerah

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:52

AS Hantam Iran dengan Sanksi Baru, Jaringan Penyelundupan LPG Jadi Target

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:37

Istana Bantah Isu Menkeu dan Gubernur BI Bakal Dicopot

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:31

Prasetyo Hadi: Sinergi Pemerintah, DPR, dan BI Kunci Jaga Stabilitas Ekonomi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:20

Bank Indonesia Sudah Intervensi, Mengapa Rupiah Tetap Melemah?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:08

Menkeu Purbaya Bantah Omzet Warteg Turun Jadi Bukti Daya Beli Lesu

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:47

Daftar Komoditas Dirilis, Danantara SDI Siap Kendalikan Rezim Baru Ekspor RI

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:21

Selengkapnya