Berita

Blitz

Jadi Orang Sakti, Ki Kusumo Selesaikan Masalah dengan Cara Nyeleneh

SENIN, 05 MEI 2014 | 14:33 WIB | LAPORAN:

Produser film sekaligus aktor Ki Kusumo belakangan sering terlihat bertindak aneh. Kadang terlihat ketawa-ketiwi sendiri, kadang bertingkah jenaka, sesaat kemudian berubah menjadi serius. Ada apa ya?

Setelah ditelusuri, ternyata Ki Kusumo sedang berlatih adegan di sinetron Raden Kian Santang (RKS) yang ditayangkan MNCTV setiap hari pukul 21.00 WIB.

“Saya berperan sebagai Ki Kusumo, namun sifatnya tidak sebagai diri saya. Disini jadi tokoh yang bersifat unik, karakternya lucu, tapi penjahat. Selama ini saya selalu jadi orang baik-baik saja. Kali ini jadi orang sakti, cuma kalau menyelesaikan masalah dengan cara nyeleneh kadang miring,” ujar Ki Kusumo saat ditemui di lokasi syuting Raden Kian Santang, kawasan Cibubur, Minggu (4/5/2014).


Disinggung mengenai peran yang dilakoninya, menurut pria yang juga Ketua Umum Komando Pejuang Merah Putih (KPMP) ini mengaku peran tersebut merupakan sebuah tantangan.

“Nggak susah, lebih pada tantangan. Seorang akor dianggap berhasil, ketika bisa melakukan hal yang tidak biasa dia lakukan,” lanjutnya.

Untuk bisa menghayati peran barunya tersebut, Ki Kusumo mengaku tidak berdasarkan pada referensi siapapun. “Justru saya ingin menggali dan menunjukkan sisi lain saya. Saya pengen ketawa versi liar seperti ini,” tambah Ki Kusumo sambil memberi contoh ketawanya.

Lantas, bagaimana sikap pria yang biasanya jadi produser film namun kini harus jadi pemain dan diatur oleh sutradara dan pihak lain?

“Di sini saya berusaha jadi pemain. Profesionalisme, mau diatur, untuk wujudkan sebuah tayangan yang baik,” tutup pria yang meskipun jadwal syutingnya padat, tapi tetap menjalankan praktek pengobatan alternatif setiap hari.

"Pengobatan tetap saya jalani. Cuma jamnya sekarang diatur. Dulu pagi sampai sore, sekarang jam 9 sampai 12 siang. Sisanya buat syuting," pungkasnya. [did]

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

UPDATE

Hubungan Industrial Harmonis Fondasi Penting Tingkatkan Kinerja Pelindo

Jumat, 07 Agustus 2026 | 05:45

Kemhan Renovasi Sekretariat LVRI dan Bedah Rumah Veteran di 19 Provinsi

Jumat, 07 Agustus 2026 | 05:22

Seribu Lebih Ponpes Kini Bisa Kelola Dapur MBG

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:45

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Polisi Tangkap Dua Orang Penghasut di Medsos terkait Pernyataan Prabowo soal Nuklir Iran

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:08

Pengusaha Nasional Didorong jadi Pilar Kedaulatan Ekonomi

Jumat, 07 Agustus 2026 | 03:55

IDCPC sebagai Instrumen Soft Power Diplomacy China

Jumat, 07 Agustus 2026 | 03:35

Rencana Purbaya Kuasai Saham Whoosh Sudah Sampai ke Pemerintah China

Jumat, 07 Agustus 2026 | 03:15

BGN Bidik Percepatan Pembangunan SPPG di Wilayah 3T

Jumat, 07 Agustus 2026 | 02:54

Perbankan Harus Beri Karpet Merah UMKM agar Naik Kelas

Jumat, 07 Agustus 2026 | 02:28

Selengkapnya