Berita

Politik

Pilpres 2014 Harus Jadi Titik Balik Modernisasi Pembangunan Ekonomi

SABTU, 03 MEI 2014 | 21:29 WIB | LAPORAN:

Dalam pelaksanaan pilpres 2014 diharapkan melahirkan presiden yang mampu memodernisasi pembangunan ekonomi Indonesia, memiliki kepemimpinan untuk membawa Indonesia menjadi negara yang adil dan makmur yang berdikari, berdaya saing tinggi dan terkemuka di ASEAN dan Asia Pasifik.

"Pemilu presiden diharapkan bisa menjadi titik balik modernisasi pembangunan ekonomi Indonesia," ujar Ekonom UGM Sri Adiningsih di Jakarta (Sabtu, 3/5).

Dalam kesempatan itu, ia menyebutkan, seharusnya pelaksanaan pileg dan pilpres bisa menjadi pintu masuk bagi aspirasi masyarakat. Lantaran caleg dan capres-cawapres terpilih merupakan pilihan masyarakat yang menginginkan adanya perbaikan kondisi Indonesia.


Oleh karena itu, Sri berharap kepada masyarakat agar tidak melakukan penjualan atau penggadaian suara. Misalnya, diberi uang sebesar Rp 100 atau Rp 150 ribu untuk memilih seseorang calon. Sebaliknya, masyarakat Indonesia menjatuhkan pilihannya kepada seseorang yang dianggap baik kualitasnya. Karena, kesalahan dalam memberikan pilihan akan membuat dampak buruk bagi Indonesia selama lima tahun ke depan.

"Kalau salah pilih, ongkosnya mahal sekali," demikian Sri.[dem]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

BSI Tutup 2025 dengan Syukur dan Spirit Kemanusiaan

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:11

KUHP Baru Hambat Penuntasan Pelanggaran HAM Berat

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:10

TNI AL Gercep Selamatkan Awak Speedboat Tenggelam di Perairan Karimun

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:58

BNPB Laporkan 1.050 Huntara Selesai Dibangun di Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:55

Indonesia Menjadi Presiden HAM PBB: Internasionalisme Indonesia 2.O

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:51

Prabowo Ungkap Minat Swasta Manfaatkan Endapan Lumpur Bencana Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:46

YLBHI: Pasal-pasal di KUHP Baru Ancam Kebebasan Berpendapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:39

Satgas Pemulihan Bencana Harus Hadir di Lapangan Bukan Sekadar Ruang Rapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:19

Saatnya Indonesia Mengubah Cara Mengelola Bencana

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Purbaya Klaim Ekonomi Membaik, Tak Ada Lagi Demo di Jalan

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Selengkapnya