Berita

ilustrasi/net

Dunia

HARI KEBEBASAN PERS DUNIA

Kamboja Soroti Keselamatan Wartawan

SABTU, 03 MEI 2014 | 17:55 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Memperingati Hari Kebebasan Pers Dunia yang jatuh pada hari ini (3/5), sekitar 100 wartawan di Kamboja berkumpul membahas keselamatan wartawan di negara tersebut.

Perayaan tersebut dihadiri oleh Menteri Informasi Kamboja, Thach Phen, dan Perwakilan UNESCO di Kamboja, Anne LeMaistre.

"Perayaan tahun ini bertujuan untuk menyediakan forum dialog antara perwakilan media, praktisi, dan organisasi masyarakat sipil untuk membahas tantangan saat ini dan isu seputar keselamatan wartawan di Kamboja. Acara ini untuk merayakan prinsip-prinsip dasar kebebasan dan membayar 'upeti' kepada wartawan yang telah kehilangan nyawa mereka dalam menjalankan tugas," kata LeMaistre seperti dilansir Global Times.


Pada kesempatan tersebut, Klub Jurnalis Kamboja (CCJ) juga mengeluarkan pernyataan untuk mengutuk tindakan kekerasan yang diduga dilakukan oleh aparat keamanan terhadap wartawan selama pertempuran antara pasukan keamanan dan aktivis partai oposisi di dekat ibukota Phnom Park, Freedom Park, kemarin (Jumat, 2/5), yang menyebabkan seorang wartawan terluka.

Hari Kebebasan Pers Dunia diberlakukan oleh Majelis Umum PBB tahun 1993 untuk memeriksa keadaan kebebasan media seluruh dunia dan memberi penghargaan kepada para wartawan yang telah gugur dalam melaksanakan tugas. [mel]

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Istana Minta Kritik terhadap BI Dijadikan Evaluasi Penguatan Komunikasi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:23

Kursi Dua Wamen Kosong, Pemerintah Belum Siapkan Pengganti

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:10

Mensesneg soal Kabar Said Iqbal Masuk Kabinet: Masih Didiskusikan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:59

Mubes V Kosgoro 1957 Digoyang Penolakan Daerah

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:52

AS Hantam Iran dengan Sanksi Baru, Jaringan Penyelundupan LPG Jadi Target

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:37

Istana Bantah Isu Menkeu dan Gubernur BI Bakal Dicopot

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:31

Prasetyo Hadi: Sinergi Pemerintah, DPR, dan BI Kunci Jaga Stabilitas Ekonomi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:20

Bank Indonesia Sudah Intervensi, Mengapa Rupiah Tetap Melemah?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:08

Menkeu Purbaya Bantah Omzet Warteg Turun Jadi Bukti Daya Beli Lesu

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:47

Daftar Komoditas Dirilis, Danantara SDI Siap Kendalikan Rezim Baru Ekspor RI

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:21

Selengkapnya