Berita

jokowi-rizal ramli/rmol

Politik

Mahasiswa Madura Dukung Duet Jokowi-Rizal Ramli

KAMIS, 01 MEI 2014 | 17:15 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Mahasiswa yang tergabung dalam Jaringan Mahasiswa Lira Indonesia (Jaring Mahali) se Madura menyatakan dukungannya bagi Jokowi-Rizal Ramli pada Pilpres 2014.

"Jaring Mahali se-Madura secara otonom menyatakan dukungan bagi pasangan Jokowi-Rizal Ramli," kata Koordinator Jaring Mahali se Madura Abdullah Amas kepada wartawan belum lama ini (Kamis, 1/5).

Menurut dia, duet Jokowi-Rizal Ramli merupakan duet pemimpin yang tidak berjarak dengan masyarakat.  Jokowi dan Rizal Ramli sudah teruji imannya pada demokrasi karena track recordnya bersih dari kasus pelanggaran HAM.


Rizal Ramli yang pernah menjabat Menteri Perekonomian, katanya, sangat teguh dan terus memperjuangkan kedaulatan ekonomi kerakyatan.

"Jokowi-Rizal Ramli pemimpin yang memiliki narasi penyambung visi kebangkitan dan kebangsaan Indonesia," demikian Amas.[dem]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya