Berita

kapten lee joon seok/net

TRAGEDI SEWOL

Kapten Lee Menyelamatkan Diri dengan Celana Dalam

KAMIS, 01 MEI 2014 | 07:22 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Kemarahan masyarakat Korea Selatan atas kecelakaan yang dialami feri Sewol semakin bertambah dan menjadi-jadi setelah video mengenai evakuasi awak feri itu dirilis.

Dalam video terlihat seorang lelaki yang mengenakan T-shirt hitam lengan panjang dan celana dalam model boxer serta bertelanjang kaki keluar dari salah satu pintu di dek paling atas feri itu. Ia disambut tim penyelamat yang mengenakan pelampung berwarna oranye.

Kemiringan kapal ketika laki-laki itu dievakuasi sekitar 80 derajat.


Disebutkan bahwa tim penyelamat tidak tahu bahwa yang mereka evakuasi itu adalah Lee Joon-seok, kapten Sewol.

Ketika Kapten Lee diselamatkan itu, lebih dari separuh penumpang Sewol yang umumnya adalah anak sekolah mematuhi perintah awak feri untuk tetap tinggal di ruangan mereka.

Video yang memperlihatkan proses evakuasi Kapten Lee itu dirilis hari Senin lalu (28/4).

Video dengan kualitas yang sangat baik itu memperlihatkan ketika Sewol karam, hari Rabu dua pekan lalu (16/4), permukaan laut tampak dalam keadaan yang sangat tenang. Tidak ada riak atau gelombang yang sama sekali.

Pekan lalu Presiden Geun-hye mengatakan awak kapal termasuk Kapten Lee bertindak seperti layaknya pembunuh. [dem]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya