Berita

Avril Lavigne

Blitz

Avril Lavigne, Di-bully Fans Jepang

SABTU, 26 APRIL 2014 | 09:48 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Hello Kitty, videoklip terbaru Avril Lavigne, banjir kritikan dari penggemar. Lady rocker itu dinilai telah melenceng dari kiblatnya selama ini. Lebih buruk lagi, istri Chad Koeger itu dianggap telah bersikap rasis. Lavigne bahkan dituduh sudah melecehkan budaya Jepang.

Video yang hanya berdurasi 3 menit itu, dinilai cerminan dari kemalasan dan sesuatu yang memalukan. Para penari harajuku yang terlihat bergerak di belakang Lavigne dinilai tak memiliki ekpresi alias datar. Padahal, orang Jepang dikenal ramah.

Hal lain yang dikomplain, Lavigne mengucapkan kata arigatou (terima kasih) di awal video. Sedangkan yang lain mengatakan jika sapaan Mina Saiko Arigatou, Kawaii (kalian semua sangat cantik, terima kasih) tersebut tidak berhubungan dengan lagu yang akan dibawakannya.


Apa reaksi Lavigne? Melalui account Facebook-nya, pelantun Complicated dan I’m With You ini memberikan komentarnya.

“Rasis? Yang benar saja! Aku mencintai budaya Jepang dan menghabiskan setengah waktuku di sana. Aku terbang ke Tokyo membuat video ini khusus untuk para fansku di sana. Aku juga bekerja sama dengan label di Jepang, koreografer, hingga sutradara di Jepang.”

Digambarkan dalam video, solois asal Kanada ini tampak feminim di kota Tokyo, asal karakter Hello Kitty. Warna-warna pink, merah dan kuning menjadi latar belakang pengambilan gambar.

Hal-hal lucu itu bertambah ketika Lavigne beserta para penari latarnya mengunjungi sebuah toko kue. Dengan atasan tank top bewarna hitam dan rok mini bercorak warna pink, ia menari sambil mengibas-ngibaskan rambutnya yang dicat bewarna-warni. Sebuah tendangan khas mengakhiri video tersebut.

Dari jumlah penonton saat ini mencapai hampir 500 ribu orang dan 8 ribu orang tidak menyukai video dari album bertajuk Avril Lavigne tersebut. Hanya 7 ribuan orang yang terhitung menyukainya.  ***

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

IJTI: Buku Saku 0 Persen Rujukan Penting Pers dan Publik

Sabtu, 11 April 2026 | 18:18

Prabowo Minta Maaf Belum Bawa Pencak Silat ke Olimpiade

Sabtu, 11 April 2026 | 17:50

Aktivis Tegas Lawan Pengkhianat Konstitusi

Sabtu, 11 April 2026 | 17:27

OTT KPK Tangkap 18 Orang, Bupati Tulungagung Digulung

Sabtu, 11 April 2026 | 16:19

Ingatkan JK, Banggar DPR: Kenaikan Harga BBM Bisa Turunkan Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 11 April 2026 | 16:14

Wamen Ossy: Satgas PKH Wujud Penyelamatan Kekayaan Negara

Sabtu, 11 April 2026 | 15:54

Jawab Tren, TV Estetik dengan Teknologi Flagship Diluncurkan

Sabtu, 11 April 2026 | 15:21

KNPI Soroti Gerakan Pemakzulan: Sebut Capaian Pemerintahan Prabowo Sangat Nyata

Sabtu, 11 April 2026 | 14:54

Setelah 34 Tahun, Prabowo Pamit dari Kursi Ketum IPSI di Munas XVI

Sabtu, 11 April 2026 | 14:47

Hadiri Munas IPSI, Prabowo Ungkap Jejak Keluarga dalam Dunia Pencak Silat

Sabtu, 11 April 2026 | 14:28

Selengkapnya