Berita

Dunia

Jet Tempur Pakistan Serang Markas Taliban, 12 Militan Tewas

KAMIS, 24 APRIL 2014 | 17:16 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Sebuah tempat persembunyian militan Taliban hancur setelah diserang jet tempur Pakistan, hari ini (Kamis, 24/4). Akibatnya, setidaknya 12 tersangka militan tewas dalam insiden ini.

"Setidaknya 12 militan telah tewas, namun jumlah korban tewas mungkin meningkat," kata seorang petugas keamanan yang enggan disebutkan namanya, seperti dikabarkan media massa India, PTI.

Serangan udara tersebut dilancarkan di daerah pegunungan di distrik suku Khyber Patunkhwa, di mana merupakan basis Taliban.


Serangan ini adalah serangan udara pertama militer Pakistan terhadap kelompok militan sejak Taliban mengumumkan gencatan senjata pada tanggal 1 Maret lalu untuk membantu pembicaraan damai. Namun pada pekan lalu Taliban mengakhiri gencatan senjata dan mengeluhkan sedikit kemajuan dalam negosiasi dengan pemerintah.

Sejak Taliban memulai aksi kekerasan mereka pada tahun 2007, lebih dari 6.800 orang telah tewas dalam bom dan serangan senjata di sekitar Pakistan. [ald]

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Istana Minta Kritik terhadap BI Dijadikan Evaluasi Penguatan Komunikasi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:23

Kursi Dua Wamen Kosong, Pemerintah Belum Siapkan Pengganti

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:10

Mensesneg soal Kabar Said Iqbal Masuk Kabinet: Masih Didiskusikan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:59

Mubes V Kosgoro 1957 Digoyang Penolakan Daerah

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:52

AS Hantam Iran dengan Sanksi Baru, Jaringan Penyelundupan LPG Jadi Target

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:37

Istana Bantah Isu Menkeu dan Gubernur BI Bakal Dicopot

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:31

Prasetyo Hadi: Sinergi Pemerintah, DPR, dan BI Kunci Jaga Stabilitas Ekonomi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:20

Bank Indonesia Sudah Intervensi, Mengapa Rupiah Tetap Melemah?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:08

Menkeu Purbaya Bantah Omzet Warteg Turun Jadi Bukti Daya Beli Lesu

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:47

Daftar Komoditas Dirilis, Danantara SDI Siap Kendalikan Rezim Baru Ekspor RI

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:21

Selengkapnya