Berita

Gabriel Garcia Marquez/net

Upacara Resmi Mengenang Gabriel Marquez Digelar di Dua Negara

MINGGU, 20 APRIL 2014 | 08:51 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Kolombia tengah mempersiapkan sebuah perayaan untuk mengenang novelis Gabriel Garcia Marquez yang meninggal hari Kamis lalu (17/4). Perayaan akan digelar di katedral nasional di Bogota hari Selasa pekan depan (22/4).

Gabriel Marquez lahir pada 6 Maret 1927 di kota kecil di utara Kolumbia, Aracataca. Ia menghembuskan nafas terakhir pada usia 87 tahun di Mexico City karena mengidap pneumonia.

Presiden Juan Manuel Santos dijadwalkan hadir dalam perayaan mengenang Gabriel Garcia Marquez. Sementara keluarganya disebutkan akan berada di Mexico City untuk upacara pemakaman. Gabriel Marquez hidup di Meksiko selama lebih dari 30 tahun terahir.


Marquez meninggalkan Kolumbia pada tahun 1981 bersama istri dan kedua anaknya. Pihak militer Kolumbia ketika itu tengah menyelidiki kedekatan Marquez dengan gerilyawan sayap kiri Kolumbia. Setahun kemudian, Marquez meraih hadiah Nobel bidang sastra.

Koresponden BBC di Bogota, Arturo Wallace, mengatakan, Marquez memilih meninggal dunia di Meksiko. Jenazahnya dikremasi dalam sebuah upacara keluarga yang berlangsung tertutup. Dia juga mengatakan, masyrakat Kolumbia tetap menganggap Marquez sebagai salah seorang pahlawan mereka.

Hari Senin besok, upacara mengenang Marquez digelar Palacio de Bellas Artes di Mexico City. Presiden Santos dan Presiden Meksiko Enrique Pena Nieto akan menghadiri kegiatan itu.

Di saat bersamaan, upacara pemakaman secara simbolis juga dilangsungkan di tanah kelahirannya, Aracataca.

Dutabesar Kolumbia untuk Meksiko, Jose Gabriel Ortiz, mengatakan belum ada keputusan dari pihak keluarga apakah abu Marquez akan ditempatkan di satu tempat atau dibagi dua. [dem]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya