Berita

hatta rajasa/net

Mau Menang, Prabowo Harus Gandeng Hatta

KAMIS, 17 APRIL 2014 | 22:38 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Figur Hatta Rajasa pas mendampingi Prabowo Subianto. Rekam jejak Hatta sudah teruji dan bisa melengkapi Prabowo. Pengalaman lama Hatta menduduki jabatan strategis di pemerintahan misalnya bisa menutupi kekurangan kemampuan Prabowo di bidang manajemen birokrasi.
 
Begitu disampaikan peneliti politik The Habibie Center, Bawono Kumoro, kepada redaksi (Kamis, 17/4).
 
"Kita tahu, Prabowo memiliki pengalaman panjang d ibidang militer dan keamanan. Tetapi, dia minim di manajemen birokrasi pemerintahan karena dia tidak pernah duduk di pemerintahan. Tentu dia harus memilih tokoh yang memiliki kemampuan dan pengalaman di bidang manajemen pemerintahan," papar Bawono.


Selain itu, ungkapnya, Hatta cocok jadi pendamping Prabowo karena harus diambil dari tokoh parpol yang memiliki suara signifikan dalam pileg serta memiliki basis politik yang cukup kuat. Basis masa Hatta sangat konkrit yaitu berasal dari  masa pendukung PAN.

"Dari semua kandidat cawapres pendamping Prabowo, nama Hatta lebih unggul sehingga sangat tepat jika disandingkan dengannya," katanya.

Menurut dia, pengalaman birokrasi Hatta sangat luar biasa. Hatta terpilih menjadi mentri sejak pemerintahan Megawati hingga SBY. Karena itu, Prabowo layak mempertimbangkan nama Hatta untuk menjadi cawapres. Kombinasi Prabowo-Hatta diyakini mampu menyaingi popularitas Jokowi dan cawapresnya.

"Pak Hatta menjadi patner yang sangat potensial bagi Prabowo. Karena itu, saya kira, baik Prabowo maupun Hatta jangan malu-malu lagi mendeclare sebagai pasangan capres-cawapres," pungkas Bawono.[dem]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya