Berita

jokowi-rr/rmol

Politik

Jokowi Nyaman dengan RR

KAMIS, 17 APRIL 2014 | 22:28 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RR masuk sebagai kandidat calon pendamping Jokowi. Figur RR bisa melengkapi Jokowi dalam memimpin Pemerintahan mendatang. Inisial RR merujuk pada nama Rizal Ramli.

"Pak Jokowi merasa nyaman dengan Rizal Ramli. Satu visi dan pemikirannya jauh ke depan," ujar Koordinator Jasmev, Kartika Joemadi, membocorkan perkembangan terkini mengenai cawapres Jokowi, kepada wartawan (Kamis, 17/4).

Menurut Kartika, RR memiliki karakter sama seperti Ahok, yaitu berani, tegas dan cepat mengambil keputusan.


Banyak keuntungan bila nanti Jokowi jadi berpasangan dengan Menteri Koordinator Perekonomian era Pemerintahan Gus Dur itu. Dari sisi politis, kata Kartika, RR yang sejak beberapa tahun lalu menjadi penasihat ekonomi PBB, dekat dengan kalangan Nahdliyin, dan terbuka dengan semua partai politik, termasuk Partai Gerindra.

RR, sebut Kartika,  juga memiliki basis massa kuat, termasuk dari kalangan aktivis. Rizal mampu masuk ke semua kalangan, termasuk kalangan pengusaha, buruh dan militer.

Jasmev merupakan akronim dari Jokowi Advance Social Media Volunteers (Jasmev). Jasmev sebelumnya sempat mengawal Jokowi  pada pemilihan Gubernur DKI Jakarta putaran kedua pada 2012 lalu. Jasmev kini diaktifkan kembali bertujuan untuk mengawal kader PDIP itu di media sosial sampai Gubernur DKI Jakarta itu memenangkan pemilihan presiden Juni 2014 mendatang.

Nama RR merupakan satu dari beberapa nama yang disebut sebagai kandidat pendamping Jokowi. Antara lain mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla, Menteri Perekonomian Hatta Rajasa, Mantan KSAD Ryamizard Ryacuddu, dan Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi, Mahfud MD.[dem]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya