Berita

Boy Rafli Amar

Wawancara

WAWANCARA

Boy Rafli Amar: Enam Satuan Tugas Disiapkan Kawal Capres & Cawapres 2014

KAMIS, 17 APRIL 2014 | 09:39 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Kepolisian Republik Indonesia (Polri) telah mempersiapkan satuan tugas untuk mengawal Capres dan Cawapres selama penyelenggaraan Pilpres 2014.

“Polri sudah jauh hari siapkan enam satuan tugas yang dilatih khusus melakukan pengamanan capres dan cawapres nanti dalam pilpres,” kata Karopenmas Divisi Humas Mabes Polri, Brigjen Pol Boy Rafli Amar kepada Rakyat Merdeka, kemarin.

Seperti diketahui, Para capres dan cawapres adalah tokoh masyarakat yang perlu dilindungi dengan pengamanan khusus, karena memang prosedur pengamanan terhadap calon kepala negara sudah ada di Polri sejak lama.


Boy berharap, keamanan di pilpres tetap kondusip seperti di pileg lalu.
“Kami berharap semua berjalan dengan aman dan tertib, pola pengamanan dan jumlah personel juga sudah disiapkan jauh-jauh hari,” ujarnya.

Berikut kutipan selengkapnya:

Apakah ada perbedaan jumlah personel dalam pengamanan Pilpres nanti?
Kalau dari sisi pengamanan polanya tentu berbeda.

Bedanya dimana?
Kalau Pileg kan kami mengamankan kegiatan partai politik, caleg dan kampanye. Ke depan dalam pilpres Polri akan mengamankan kegiatan capres atau cawapres yang akan melakukan aktifitas sesuai yang sudah diagendakan KPU, seperti pendaftaran, kampanye, hari tenang dan pemungutan suara.

Oleh karena itu kekuatannya tidak lagi pada kegiatan parpol tapi lebih fokus kepada para calon.

Apa ada pengawalan khusus?
Kami sudah membentuk enan satuan tugas VIP yang disiapkan oleh Polri. Meski belum tahu berapa pasang calon yang maju dan ditetapkan KPU, namun persiapan  itu penting. Maka jauh hari, enam satuan tugas  untuk mengamankan presiden dan wakil presiden sudah disiapkan dan dilatih.

Apakah mereka akan melekat kepada para calon?
Ya mereka memang melekat pada para capres dan cawapres.

Jumlahnya berapa orang?
Maaf, kalau itu tidak bisa kami publikasikan. Tapi, jenis pengamanannya ada dua yakni pengamanan terbuka dan tertutup. Jadi ada pengawal pribadi, dokter pribadi dan perawatnya juga.

Ada juga pengawalan-pengawalan selama di jalan raya. Kami tunggu keputusan KPU. Tapi sebelum secara formal kami sudah lakukan langkah proaktif.

Dengan cara apa?
Yakni dengan cara memonitor dan sekaligus memberikan pengamanan terhadap mereka yang sudah ditetapkan partai yang bersangkutan sebagai capres. Dengan menempatkan personel guna mengamankan selama melakukan aktifitas pemilu legislatif yang lalu.

Kalau menolak diberikan pengawalan bagaimana?
Walau ditolak sesuai dengan tugas kami tentu monitoring tetap terus dijalankan untuk pengamanan. Polri ingin memastikan bahwa tokoh masyarakat ini aman, tidak ada hal yang membahayakan.

O ya mengenai evaluasi pengamana pileg bagaimana?
Evaluasi yang dilakukan prinsipnya general saja, bahwa dalam pelaksanaan kampanye, hari tenang maupun pelaksanaan hari pemungutan suara, pada dasarnya keamanan dalam keadan terkendali.

Apa indikasinya?
Hal ini ditandai dengan kegiatan-kegiatan yang diagendakan KPU berjalan dengan baik. Hanya terjadi khususnya di beberapa daerah dalam konteks massa kampanye dalam tindak pidana pemilu atau tindak pidana umum yang dilakukan langkah hukum oleh satuan hukum terdepan, dalam hal ini apakah polres atau polsek.

Lalu ada juga kerja sama antara penyidik polri dan sentra Gakumdu, mekanisme ini sudah berjalan sehingga tidak pidana yang ditemukan sejauh ini sudah bisa diproses, terkecuali pelanggaran administrasi. Mekanisme penanganan pelanggaran sejauh ini lancar berdasarkan hasil koordinasi yang dilakukan.

Apa ada yang perlu di tingkatkan pada pilpres mendatang?

Ada. Yaang perlu diingatkan adalah masalah ketertiban dalam pelaksanaan kampanye, misalnya pelanggaran ketertiban berlalulintas menggunakan motor tidak pakai helm, bonceng lebih dari dua orang, mobil bak terbuka buat angkut massa melebihi kapasitas, naik ke atas atap.

Untuk itu selalu Polri ingatkan agar dimasa mendatang diupayakan tidak terjadi hal itu. Supaya keselamatan tetap terjaga. Pada pelaksanan pilpres kami harapkan bisa lebih aman dan tertib lalulintas dan lainnya.

Apa harapan Anda?
Kami harapkan keamanan di pilpres jauh lebih kondusif lagi.  ***

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

OJK Catat Penyaluran Kredit Tembus Rp 8.659 Triliun, Sektor UMKM Mulai Tunjukkan Perbaikan

Rabu, 06 Mei 2026 | 08:14

Trump Mendadak Hentikan Operasi Project Freedom di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:52

Harga Emas Rebound Saat Pasar Pantau Geopolitik dan Data Tenaga Kerja

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:23

Sektor Teknologi Eropa Bangkit dari Keterpurukan, STOXX 600 Menghijau

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:05

Kemenag Fasilitasi Kepindahan Santri Ponpes Ndolo Kusumo

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:45

Dana Wakaf Baitul Asyi untuk Jemaah Haji Aceh Diusulkan Naik

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:32

Rudy Mas’ud di Ujung Tanduk

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:09

Rakyat Antipati dengan PSI

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:38

10 Orang Jadi Korban Penyiraman Air Keras Kurir Ekspedisi

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:19

Kapal Supertanker Iran Masuk RI Bukan Dagang Biasa

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:08

Selengkapnya