Berita

Politik

Kata Fadli Zon, Jokowi Tidak Bisa Apa-apa

RABU, 16 APRIL 2014 | 17:31 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon kembali menyindir Joko Widodo lewat puisi. Dalam puisi terbarunya, Fadli Zon menyebut calon presiden dari PDI Perjuangan itu sebagai orang jago pencitraan tapi sebenarnya tidak bisa apa-apa alias raisopopo.

Fadli memberi judul puisinya "Raisopopo". Judul ini adalah sindiran untuk Jokowi yang terkenal dengan slogan "Rapopo".

Slogan "Rapopo" tenar setelah Jokowi mengucapkannya sebagai jawaban atas serangan yang juga dilakukan Fadli lewat bait-bait puisi antara lain berjudul Sajak Tentang Boneka.


"Aku raisopopo...seperti wayang digerakkan dalang...cerita sejuta harapan...menjual mimpi tanpa kenyataan...berselimut citra fatamorgana," kata Fadli dalam puisi yang dibuatnya hari ini (Rabu, 16/4) .

"Menabuh genderang blusukan...kadang menumpang bus karatan...diantara banjir dan kemacetan...semua jadi liputan...menyihir dunia maya."

"Aku raisopopo...hanya bisa berkata rapop," tutup Fadli dalam puisinya.[dem]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya