Berita

Laudya Chintya Bella

Blitz

Laudya Chintya Bella, Kegerahan Karena Gemuk

RABU, 16 APRIL 2014 | 09:00 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Laudya Chintya Bella rela menggemukan badannya untuk film terbaru berjudul Haji Backpacker. Bella berperan sebagai tukang pijat bernama Marbel.

 Saat ini, ia sudah menambah bobot tubuhnya seberat 4 kg. Menurutnya, jika ia tidak menambah berat badan, maka karakter yang ia perankan tidak akan terasa natural.

 â€œKalau aku beratnya 49 kilogram nggak sesuai dengan karakter Marbel, sedangkan ia itu orangnya nggak jaga badan,” ucap Bella.


Sayangnya ia malah agak terbebani dengan tu­buhnya yang gemuk. “Kalau gendut itu cepat gerah ya,” katanya.

Awalnya Bella merasa senang ketika boleh me­makan segalanya. Namun, lama-kelamaan ia mera­sa tubuhnya terlalu berat. Ia pun merasa sering ke­panasan. “Aku nggak suka jadi gemuk, lebih suka kecil aja,” kata artis yang terkenal lewat film Virgin.

Pernah beberapa hari lalu saat ia pergi ke Bandung, tanah kelahirannya. Bella tidak terlalu menggunakan riasan tebal dan berpakaian santai. Tiba-tiba ia men­dengar bisik-bisik orang yang takut-takut ingin me­nyapanya. “Kata mereka, itu Bella bukan ya, ah, nanti salah lagi. Mereka nggak ngenalin aku lagi karena gemuk ini,” tuturnya terkekeh.

Kekasih Chicco Jerikho ini berjanji akan me­ngembalikan bentuk tubuhnya ke berat awal setelah proyek ini selesai. “Pokoknya, nanti setelah film selesai, langsung diet lagi,” janjinya.

Demi perannya di Haji Backpacker, ia mem­pelajari segala teori dan praktek kemampuan pijat ala Thailand. “Aku kursus pijat Thai massage. Tukang pijatnya datang ke rumah. Modelnya ma­maku,” ucap Bella.

Untuk melatih dialog dengan bahasa Thailand, wanita berusia 26 tahun ini dibantu oleh ayahanda sang kekasih. “Papanya Chicco kan orang Thailand. Jadi, aku minta tolong papanya. Dua kali ketemu, kemudian aku rekam, aku hapalkan,” ucapnya.

Haji Bakcpacker adalah layar lebar bernuansa road movie yang mengisahkan tentang perjalan spiritual seorang pemuda dari Indonesia ke Thailand, Vietnam, China, Nepal, Tibet, India, Iran dan Arab Saudi. Film produksi Falcon Pictures tersebut dijadwalkan tayang betepatan dengan hari Idul Adha 2014.  ***

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

IJTI: Buku Saku 0 Persen Rujukan Penting Pers dan Publik

Sabtu, 11 April 2026 | 18:18

Prabowo Minta Maaf Belum Bawa Pencak Silat ke Olimpiade

Sabtu, 11 April 2026 | 17:50

Aktivis Tegas Lawan Pengkhianat Konstitusi

Sabtu, 11 April 2026 | 17:27

OTT KPK Tangkap 18 Orang, Bupati Tulungagung Digulung

Sabtu, 11 April 2026 | 16:19

Ingatkan JK, Banggar DPR: Kenaikan Harga BBM Bisa Turunkan Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 11 April 2026 | 16:14

Wamen Ossy: Satgas PKH Wujud Penyelamatan Kekayaan Negara

Sabtu, 11 April 2026 | 15:54

Jawab Tren, TV Estetik dengan Teknologi Flagship Diluncurkan

Sabtu, 11 April 2026 | 15:21

KNPI Soroti Gerakan Pemakzulan: Sebut Capaian Pemerintahan Prabowo Sangat Nyata

Sabtu, 11 April 2026 | 14:54

Setelah 34 Tahun, Prabowo Pamit dari Kursi Ketum IPSI di Munas XVI

Sabtu, 11 April 2026 | 14:47

Hadiri Munas IPSI, Prabowo Ungkap Jejak Keluarga dalam Dunia Pencak Silat

Sabtu, 11 April 2026 | 14:28

Selengkapnya