Berita

Marzuki Alie

Wawancara

WAWANCARA

Marzuki Alie: Agak Susah Lanjutkan Konvensi Capres, Lebih Baik Kembalikan Ke Majelis Tinggi

SENIN, 14 APRIL 2014 | 10:29 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Perolehan suara Partai Demokrat merosot dalam pileg lalu. Tapi pimpinan partai berlambang mercy itu masih bersyukur. Sebab, partainya masuk empat besar berdasarkan quick count.

“Kami bersyukur bisa masuk empat besar. Sebelumnya banyak orang yang memprediksikan, Partai Demokrat akan terpuruk,” kata Wakil Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Marzuki Alie, di Jakarta, Jumat (11/4)
.
Bahkan, lanjut Ketua DPR itu, ada yang mengatakan, perolehan Partai Demokrat hanya empat sampai lima persen.    
   

   
“Kalau memang benar segitu,’berarti hanya kader partai kami saja yang memilih Partai Demokrat. Untungnya perkiraan itu tidak benar,’’ paparnya.

Berikut kutipan selengkapnya:

Benar nih masih bersyukur?
Ya.

Kami bersyukur masih bisa masuk empat besar. Sebelumnya banyak orang yang memprekdisikan Partai Demokrat hanya mendapatkan  4-5 persen.

Merosotnya suara itu,  apa karena banyaknya kasus korupsi  menimpa kader Partai Demokrat?
Itu salah satunya. Ini akibat dari isu negatif dan tuduhan negatif yang tidak bisa didiamkan. Selama dua tahun, Demokrat dihajar habis-habisan oleh media massa. Apa pun ceritanya, pasti ada di media.

Semua itu tertanam di masyarakat. Mereka menganggap Demokrat sebagai partai koruptor. Sarangnya koruptor. Sampai segitu hancurnya citra Demokrat di masyarakat. Bahkan ada yang meminta saya untuk keluar dari Demokrat dan mendukung saya di partai apa pun.

Anda mau keluar dari Demokrat?
Walaupun Demokrat anjlok, saya tidak akan meninggalkan Demokrat. Sebab, saya merupakan salah satu pendiri partai ini sejak 2002. Bagaimana pun kondisinya, saya akan tetap bersama Demokrat.

Partai Demokrat koalisi dengan siapa?
Kami terbuka dengan siapa pun untuk menjalin koalisi. Asalkan ada kesamaan visi dan misi. Bisa dengan Golkar, PDIP, dan Gerindra. Koalisi yang kami bangun diperhitungkan akan menang dalam pilpres.

Sudah ada pertemuan dengan petinggi partai tersebut?
Ada beberapa pertemuan dengan partai lain. Salah satunya dengan Dewan Pembina Partai Gerindra. Namun belum bisa dipastikan apakah ini berlanjut atau tidak. Nanti akan dibicarakan lagi setelah ada hasil dari real qount.

Bagaimana dengan nasib konvensi capres Partai Demokrat?
Posisi sekarang agak susah untuk melanjutkan konvensi capres. Lebih baik kembalikan ke Majelis Tinggi untuk lakukan komunikasi politik. Peserta diberikan kebebasan untuk memilih akan berdampingan dengan siapa.

Apa sudah dibicarakan dengan SBY?

Saya sudah berbicara dengan Pak SBY untuk mengambil langkah penyelamatan. Saya bilang ke Pak SBY, kalau hasilnya di bawah 10 persen, harus diambil langkah-langkah penyelamatan. Recovery-nya agak gampang.

Bagaimana caranya?
Dengan lebih menggerakkan peran mesin partai. Seluruh kader dan simpatisan Demokrat harus lebih bekerja keras lagi dari sebelumnya. ***

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Koperasi Harus Saling Berkolaborasi Perbesar Dampak Ekonomi

Jumat, 10 April 2026 | 22:20

Presiden Harus Ganti Gus Ipul Demi Sukses Muktamar NU

Jumat, 10 April 2026 | 22:14

Demonstran: MK Harus Jaga Marwah dan Jangan Takut Tekanan

Jumat, 10 April 2026 | 22:06

Pimpinan Baru Ombudsman RI Bertekad Kawal Asta Cita dan Perkuat Pengawasan Publik

Jumat, 10 April 2026 | 22:02

Teddy Bantah Isu RI Kaos, BBM Subsidi Tak Naik Jadi Bukti

Jumat, 10 April 2026 | 21:43

Breaking News: KPK OTT Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Jumat, 10 April 2026 | 21:38

Reshuffle Menteri Prabowo Jangan Tebang Pilih

Jumat, 10 April 2026 | 21:16

Dihantam Gelombang Mundur, PKN: Mati Satu Tumbuh Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 21:02

Perlu Peraturan Pemerintah Baru Demi Lindungi 64 Juta UMKM di Era Digital

Jumat, 10 April 2026 | 20:48

TNI Digeber Lewat Bimtek Ketahanan Pangan

Jumat, 10 April 2026 | 20:44

Selengkapnya