Berita

bom boston/net

Politik

Keamanan Festival Boston Marathon Diperketat

MINGGU, 13 APRIL 2014 | 13:58 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

. Pengamanan Festival Boston Marathon akan diperketat guna menanggulangi insiden bom Boston terjadi kembali. Festival ini sedianya akan dibuka kembali oleh Wakil Presiden Amerika Serikat Joe Biden pada 15 April mendatang, sekaligus peringatan tepat setahunnya peristiwa berdarah itu terjadi.

"Ini tetap akan menjadi Boston Marathon seperti yang lalu. Tujuan kami adalah untuk menikmati semua lomba," kata Walikota Boston, Martin Walsh, saat konferensi pers di depan balai kota pada Sabtu (12/4).

Walsh menambahkan, pemerintah kota juga telah menyiapkan langkah-langkah keamanan yang luas untuk mencegah dan menanggapi keadaan darurat. Ia menekankan bahwa peningkatan keamanan yang dilakukan bukan hanya di garis finish saja, tapi juga di sepanjang jalur maraton.


"Lebih dari 100 kamera telah dipasang di lebih dari 50 titik pengamatan di sepanjang area maraton di Boston," lanjut Walsh seperti dilansir dari Reuters (Minggu, 13/4).

Peristiwa bom Boston terjadi pada 15 April 2013 itu telah menewaskan tiga orang dan melukai 264 lainnya. Pelakunya merupakan kakak beradik asal Chechnya, Dzhokhar dan Tamerlan Tsarnaev, yang menanam bom di garis finish. [ian]

Populer

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

KPK Dikabarkan Kembali Gelar OTT di Sumut

Kamis, 02 Juli 2026 | 20:50

KPK Gelar OTT di Kabupaten Kuantan Singingi Riau

Senin, 29 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

OJK Minta Masyarakat Waspada Scam Berkedok Sensus Ekonomi 2026

Selasa, 07 Juli 2026 | 10:12

Harga Minyak Dunia Stabil, Pasar Pantau Kebijakan OPEC+ dan Arab Saudi

Selasa, 07 Juli 2026 | 10:03

PSI Sulit Jadikan Jateng Kandang Gajah Jika Hanya Andalkan Jokowi

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:57

Prabowo Bersiap Gelar Pertemuan Bilateral dengan Modi di Istana Pagi Ini

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:54

IHSG Menguat, Rupiah Bergerak ke Rp17.985 per Dolar AS

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:48

BBNI Tuntaskan Buyback 2026, Saham Dialihkan Penuh untuk Program Pegawai (ESOP)

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:45

PPP Menangkan Lima Gugatan Sengketa Internal, Legalitas Kepengurusan Semakin Kuat

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:38

GREAT Insitute: Perubahan Pradigma Pembangunan Indonesia Diakui Dunia

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:32

Harga Emas Antam Anjlok Rp15 Ribu, Termurah Rp1,37 Juta

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:32

Keputusan RI Hadiri Pemakaman Ayatollah Khamenei Sangat Tepat

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:22

Selengkapnya