Berita

foto: net

Dunia

UNICEF Kekurangan Dana Tangani Gizi Buruk Sudan Selatan

SABTU, 12 APRIL 2014 | 17:02 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Konflik di Sudan Selatan telah memicu risiko yang lebih serius. Jika tidak segera diambil tindakan pencegahan maka akan mengakibatkan kasus kelaparan yang berpotensi menewaskan 50.000 anak-anak dalam beberapa bulan ke depan.

Begitu disampaikan duta UNICEF di Sudan Selatan Jonathan Veitch sebagaimana dilansir AFP (Sabtu, 12/4).

"Sekarang konflik yang berkepanjangan telah mendorong mereka ke tepi, kecuali penanggulangan ditingkatkan segera," kata dia.


Di Sudan Selatan, UNICEF berencana mengobati 150.000 balita penderita gizi buruk dengan memberikan suplemen makanan, vitamin dan untuk membantu wanita hamil atau menyusui.

Sayang untuk melakukan aksi tersebut dibutuhkan biaya sebesar 38 juta dolar AS, sedangkan sejauh ini dana yang berhasil dikumpulkan UNICEF hanya berkisar 4,6 juta dolar AS.

"Jika kita tidak bisa mendapatkan lebih banyak dana dan akses yang lebih baik untuk menjangkau anak-anak kurang gizi di Sudan Selatan, puluhan ribu balita akan mati," ujarnya. [ian]

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

Koperasi Berbasis Masjid Diharap Bangkitkan Ekonomi Lokal

Sabtu, 14 Maret 2026 | 18:02

Ramadan Momentum Menguatkan Solidaritas Sosial

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:44

Gerebek Rokok Ilegal Tanpa Tersangka, PB HMI Minta Dirjen Bea Cukai Dievaluasi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:21

Mudik Arah Timur, Wakapolri: Ada Peningkatan Volume Kendaraan Tapi Lancar

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:08

Rencana Libatkan TNI Berantas Terorisme Kaburkan Fungsi Keamanan dan Pertahanan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 16:46

Purbaya: Ramalan Ekonomi RI Hancur di TikTok dan YouTube Tak Lihat Data

Sabtu, 14 Maret 2026 | 16:21

KPK Tetapkan 2 Tersangka OTT di Cilacap

Sabtu, 14 Maret 2026 | 15:58

Komisi III DPR Minta Negara Tanggung Penuh Biaya Pengobatan Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38

AS Pastikan Harga Minyak Dunia Tak akan Tembus 200 Dolar per Barel

Sabtu, 14 Maret 2026 | 13:55

Amerika Salah Perhitungan dalam Perang Melawan Iran

Sabtu, 14 Maret 2026 | 13:43

Selengkapnya