Berita

militer korut/net

Dunia

Terancam, Utusan Khusus Korsel Galang Dukungan di Tiongkok

SABTU, 12 APRIL 2014 | 11:06 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Utusan khusus Tiongkok untuk urusan Semenanjung Korea, Wu Dawei, dijadwalkan menggelar pembicaraan dengan rekan sejawatnya dari Korea Selatan.

Jurubicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok, Hong Lei, mengatakan bahwa pertemuan antara Wu Dawei dan Hwang Joon-kook akan membahas situasi di Semenanjung Korea.

Tidak hanya itu, Hwang juga dijadwalkan akan bertemu dengan wakil Menteri Luar Negeri Tiongkok, Liu Zhenmin. Demikian dikabarkan Global Times (Sabtu, 12/4).


Kunjungan Hwang ke negeri Tirai Bambu itu diduga sebagai bentuk pencarian dukungan Korea Selatan karena merasa terancam oleh Korea Utara.

Korut dikabarkan sedang merencanakan uji coba nuklir, menguji peluru kendali balistik jarak menengah yang dapat menghantam daratan Jepang, dan melakukan latihan menembak sepanjang perbatasan yang disengketakan dengan Korea Selatan.

Kunjungan tersebut hanya beberapa hari setelah setelah Hwang mengadakan pembicaraan tiga arah dengan rekan-rekannya dari Amerika Serikat dan Jepang di Washington DC.

Ketiga pihak tersebut membahas langkah pencegahan bersama pengadaan kembali uji coba nuklir Korea Utara, dan melakukan pertimbangan mengenai perubahan situasi di Semenanjung Korea. [ald]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya