Berita

AS-Jepang Negosiasi Perdagangan Dua Arah

JUMAT, 11 APRIL 2014 | 00:17 WIB

Jepang dan Amerika melakukan negosiasi terkait perdagangan dua arah yang merupakan bagian penting dari perjanjianTrans-Pacific Strategic Economic Partnership (TPP). Negosiasi dilakukan sebelum Presiden Barack Obama berkunjung ke Jepang pada 24-25 April mendatang.

Obama sangat serius mendorong TPP sebagai bagian dari langkah memperluas kehadiran AS di Asia. Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe disebut-sebut sebagai unsur utama dari strategi pertumbuhan ekonomi AS tersebut.

"Kami tahu bahwa pembicaraan akan sulit. Dan harapan kita telah dipenuhi, " kata Perwakilan Dagang AS Michael Froman kepada wartawan setelah melakukan pembicaraan dengan Menteri Ekonomi Jepang, Akira Amari (10/4).


"Kami membuat beberapa kemajuan selama dua hari terakhir, namun masih ada perbedaan besar pada posisi kami dalam isu-isu kunci . KTT AS- Jepang merupakan salah satu titik penting , tapi itu bukan tujuan yang telah ditetapkan. Kami akan melanjutkan pembicaraan . Ini isi dari negosiasi yang penting," kata Amari seperti dilansir kantor berita Reuters (Kamis, 10/4).

AS sangat berharap Jepang memberikan keleluasaan perdagangan beras, daging sapi dan babi, susu serta gula.

Harian bisnis Nikkei melaporkan bahwa Jepang sedang mempertimbangkan pemotongan tarif pada impor daging sapi AS menjadi kurang dari 10 persen dari saat ini sebesar 38,5 persen.

Sebagai bagian dari proposal , Jepang juga ingin memberlakukan pembatasan jika impor daging sapi AS melambung sebagai akibat dari penurunan retribusi.[mag3/dem]

Populer

Ramadhan Pohan, Pendukung Anies yang Kini Jabat Anggota Dewas LKBN ANTARA

Jumat, 09 Januari 2026 | 03:45

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

UPDATE

OTT Pegawai Pajak Jakarta Utara: KPK Sita Uang Ratusan Juta dan Valas

Sabtu, 10 Januari 2026 | 12:14

Mendagri: 12 Wilayah Sumatera Masih Terdampak Pascabencana

Sabtu, 10 Januari 2026 | 12:04

Komisi I DPR: Peran TNI dalam Penanggulangan Terorisme Hanya Pelengkap

Sabtu, 10 Januari 2026 | 11:33

X Ganti Emotikon Bendera Iran dengan Simbol Anti-Rezim

Sabtu, 10 Januari 2026 | 11:27

Trump Sesumbar AS Bisa Kuasai 55 Persen Minyak Dunia Lewat Venezuela

Sabtu, 10 Januari 2026 | 11:10

Konten Seksual AI Bikin Resah, Grok Mulai Batasi Pembuatan Gambar

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:52

Ironi Pangan di Indonesia: 43 Persen Rakyat Tak Mampu Makan Bergizi

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:41

Emas Antam Berkilau, Naik Rp25.000 Per Gram di Akhir Pekan

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:34

Khamenei Ancam Tindak Tegas Pendemo Anti-Pemerintah

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:22

Ekonomi Global 2026: Di Antara Pemulihan dan Ketidakpastian Baru

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:06

Selengkapnya