Berita

Hukum

Saksi Kuatkan Keterlibatan Bupati Tapteng dalam Suap MK

KAMIS, 10 APRIL 2014 | 22:25 WIB | LAPORAN:

Keterlibatan Bonaran Situmeang dalam suap sengketa pemilihan kepala daerah (Pilkada) Tapanuli Tengah (Tapteng) di Mahkamah Konstitusi (MK) dengan terdakwa Akil Mochtar makin terkuak.

Bonaran yang kini mejabat Bupati Tapteng pernah memerintahkan Hetbin Pasaribu bersama ajudannya, Daniel Situmeang, mengantarkan uang sebesar Rp 1 miliar ke Bakhtiar Sibarani.

"Bonaran telepon saya, disuruh temani ajudannya, Daniel Situmeang ke BNI Rawamangun ambil uang Rp 1 miliar," kata kata Hetbin Pasaribu saat bersaksi dalam sidang Terdakwa Akil di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (10/4)


Bakhtiar dalam dakwaan Akil Mochtar disebut sebagai perantara dirinya dengan Bonaran Situmeang. Bakhtiar disebutkan juga pernah memberikan uang Rp 3 miliar ke Akil Mochtar. Uang diduga merupakan pemberian dari Bonaran Situmeang agar MK menolak gugatan dan mengukuhkan kemenangannya sebagai Bupati Tapteng.

Kembali ke Hetbin. Kata dia, sampai di BNI Rawamangun sudah ada Tomson Situmeang yang merupakan kerabat Bonaran. Disana, mereka diberikan sebuah tas yang disebut Tomson berisi uang Rp 1 miliar.

Selang beberapa hari, mereka kemudian mengantar uang itu ke Depok. Di sana, kata dia, sudah ada Bakhtiar yang diketahui juga menjabat sebagai anggota DPRD Tapteng. Tapi, besoknya Bakhtiar menelpon karena uang yang diterimanya kemarin ternyata kurang Rp 100 juta. Bakhtiar pun meminta Hetbin mengirim uang itu ke CV Ratu Samagat dengan berita slip setoran 'angkutan batubara'.

Padahal Hetbin yakin betul jika dia dan Daniel memberi Bakhtiar sebesar Rp 1 miliar. "Kemana Rp 100 juta? Si Bakhtiar yang tahu kemana. Karena uang itu sudah menginap di Bakhtiar satu malam," demikian Hetbin.

Sementara itu, Bonaran dalam sidang yang sama menampik pernah memerintahkan Hetbin. Dia mengaku sama sekali tak mengerti dengan keterangan yang disampaikan oleh Hetbin.

"Saya pengen bilang saya tak pernah telpon Hetbin. Keterangan yang Hetbin bilang saya tidak mengerti," terang dia di tempat yang sama.

Tomson Situmeang mengaku jika dirinya pernah menarik uang di BNI Rawamangun sebesar Rp1 miliar. Uang tersebut diklaimnya merupakan penarikan dari rekening istri kliennya. Kliennya, adalah pengusaha di bidang tambang. Tapi, Tomson mengaku tak pernah bertemu dengan Hetbin di Rawamangun. [dem]

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Periksa Pejabat Pemprov Jatim di Kasus Dana Hibah

Senin, 13 Juli 2026 | 14:40

Panen Raya TNI, Presiden Prabowo: Saya Bahagia Hari Ini

Jumat, 17 Juli 2026 | 22:57

UPDATE

Perjalanan Karier Nanik S Deyang dari Jurnalis hingga Pimpin Dewan Pengawas BGN

Rabu, 22 Juli 2026 | 10:23

Deklarasi Gus Kikin Maju Ketum PBNU Tuai Protes Sejumlah PCNU Jatim

Rabu, 22 Juli 2026 | 10:13

Pesan Menag di FABC: Sinodalitas Gereja Cermin Musyawarah dan Gotong Royong

Rabu, 22 Juli 2026 | 10:08

Prabowo Restui Pengunduran Diri Nanik dari BGN, Siapkan Dewan Pengawas Baru

Rabu, 22 Juli 2026 | 10:06

Emas Antam Mulai Naik, Harga Buyback Tembus Rp2,38 Juta per Gram

Rabu, 22 Juli 2026 | 09:51

Prabowo Puji Keterlibatan Perwira TNI-Polri dalam Penanganan Bencana Sumatera

Rabu, 22 Juli 2026 | 09:51

Saat Jakarta jadi Jembatan Persaudaraan Asia

Rabu, 22 Juli 2026 | 09:45

IHSG Menguat, Rupiah Tertekan Rp17.913 per Dolar AS Jelang Rilis Suku Bunga BI

Rabu, 22 Juli 2026 | 09:34

KPK Bongkar Dugaan Penyamaran Aset Bupati Lombok Barat, Pasal TPPU Disiapkan

Rabu, 22 Juli 2026 | 09:29

Ancaman Houthi Guncang Pasar, Harga Minyak Sentuh Level Tertinggi

Rabu, 22 Juli 2026 | 09:24

Selengkapnya