Berita

hendri satrio

1 Coblosan Tentukan 5 Tahun Indonesia

SELASA, 08 APRIL 2014 | 20:56 WIB | OLEH: HENDRI SATRIO

PEMILU legislatif 9 April 2014 dalam hitungan jam akan segera terlaksana. Ada 12 partai nasional dan 3 partai lokal di NAD ikut dalam perhelatan demokrasi terbesar di negara ini. Bukan saja 15 partai tersebut yang menunggu, seluruh rakyat Indonesia pun menunggu hasilnya.

Adalah Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menjadi partai yang paling diunggulkan untuk meraih suara terbanyak di pemilu kali ini versi berbagai survey yang telah dilakukan. PDIP diprediksi akan makin digjaya setelah mencalonkan the people champion, Jokowi, sebagai capresnya.

Pesaing terdekat PDIP adalah Partai Golkar, partai dengan pemilih paling loyal dan dewasa. Partai inilah yang menjadi satu-satunya partai ‎yang belum memerlukan tokoh utama dalam merebut suara. Partai besar yang selalu ingin berada di lingkungan kekuasaan. Bahkan beberapa pengamat menebak masih ada kemungkinan bagi Golkar untuk kembali menyalip PDIP di pemilu kali ini.


Partai Demokrat dan Partai Gerindra diprediksi hanya dapat bertarung di perebutan peringkat 3. Bila prediksi ini benar maka ‎ini merupakan capaian terbesar bagi Gerindra namun teguran keras bagi sang juara bertahan Partai Demokrat. Bagi Demokrat walaupun akhirnya diprediksi mampu meningkatkan elektabilitas tapi nampaknya peringkat inilah yang paling realistis bagi partai yang memiliki theme song Rumah Kita ini.

Dua partai lain yang memiliki pengurus dan juga penguasa media, Partai Nasdem dan Partai Hanura diprediksi akan bertarung dengan PKPI dan partai-partai berbasis agama untuk tidak terdegradasi.

Bagi kita rakyat Indonesia, apapun partai yang akan dicoblos nanti tidak akan mengubah status kebangsaan kita.

Setelah pencoblosan setiap elemen partai termasuk para pendukungnya diharapkan bersalaman dan sama-sama mengawasi proses penghitungan suara serta menghormati apapun keputusannya. Pemilu legislatif adalah langkah awal sebelum kita memilih presiden ke 7 Indonesia.

Bagi kita, rakyat Indonesia, kita wajib memberikan suara kita kepada partai politik yang ada. Suka atau tidak suka beriklanlah suara kepada partai terbaik, bila dirasa semua partai buruk, pilihlah yang terbaik diantara yang buruk. Bila tidak memberikan suara, suara anda bisa saja disalahgunakan dan jatuh ke partai yang menurut anda paling buruk tadi.

Selamat memberikan suara, 1 coblosan tentukan 5 tahun Indonesia. Jayalah selalu Indonesia! [***]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya