Berita

Dunia

Kapal Tiongkok Tangkap Sinyal "Ping" Diduga dari MH370

MINGGU, 06 APRIL 2014 | 13:43 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Sebuah kapal patroli Tiongkok kemarin (Sabtu, 5/4) menangkap sebuah sinyal "ping" yang diduga berasal dari kotak hitam pesawat Malaysia Airlines yang jatuh pada bulan lalu.

Seperti dilansir Xinhua (Minggu, 6/4), kapal Haixun 01 itu menangkap sinyal "ping" di Samudera Hindia di sekitar 25 derajat Lintang Selatan dan 101 derajat Bujur Timur.

Meski belum jelas apakah sinyal "ping" itu berasal dari pesawat dengan nomor penerbangan MH370, namun pesawat Angkatan Udara Tiongkok juga melihat sejumlah benda putih mengambang di area pencarian.


Pesawat Boeing 777-200 itu diketahui kehilangan kontak satu jam setelah lepas landas dari Kuala Lumpur menuju Beijing pada 8 Maret lalu.

Hingga saat ini belum diketahui apa penyebab hilangnya pesawat tersebut, mengingat kondisi cuaca pada saat itu tergolong normal dan tidak ada indikasi mengenai gangguan mekanisme.[zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya