Berita

Dunia

Akhirnya, AS Izinkan Boeing Jual Suku Cadang ke Iran

SABTU, 05 APRIL 2014 | 10:20 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Sejak embargo Amerika Serikat tahun 1979 terhadap Iran, akhirnya negara adidaya itu mengizinkan adanya kerjasama perusahaan pesawatnya, Boeing, dengan negeri para mulah itu.

Namun, seperti dikutip dari pernyataan resmi perusahaan Boeing (Jumat, 4/4), bentuk kerjasama itu memiliki jangka waktu terbatas dan AS hanya memberikan suku cadang pesawat dengan tujuan keselamatan.

"Boeing akan tetap tidak diizinkan menjual pesawat baru untuk Iran," kata juru bicara Boeing, seperti dikabarkan The News International (Sabtu, 5/4).


Meski demikian, perusahaan raksasa yang bermarkas di Chicago, Illinois itu tidak menjabarkan kapan pemerintah negaranya mulai memberi izin.

Boeing hanya menyebut bahwa sudah sejak Februari lalu perusahaannya berusaha meminta izin dari pemerintah AS untuk menjual suku cadang pesawatnya ke Iran, namun baru sekarang diizinkan.

Pemberian izin ini juga dinilai berkaitan dengan dihapusnya sanksi ekonomi terhadap Iran yang diterapkan oleh AS dan negara-negara Eropa yang bertujuan untuk menekan negeri para mullah itu untuk mengurangi nuklirnya secara permanen, atau setidaknya jangka panjang.

Hal tersebut lantaran pihak Barat menuduh Iran berencana mengembangkan bom atom, meski negara yang beribukota Teheran itu telah membantahnya. [ald]

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

Koperasi Berbasis Masjid Diharap Bangkitkan Ekonomi Lokal

Sabtu, 14 Maret 2026 | 18:02

Ramadan Momentum Menguatkan Solidaritas Sosial

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:44

Gerebek Rokok Ilegal Tanpa Tersangka, PB HMI Minta Dirjen Bea Cukai Dievaluasi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:21

Mudik Arah Timur, Wakapolri: Ada Peningkatan Volume Kendaraan Tapi Lancar

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:08

Rencana Libatkan TNI Berantas Terorisme Kaburkan Fungsi Keamanan dan Pertahanan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 16:46

Purbaya: Ramalan Ekonomi RI Hancur di TikTok dan YouTube Tak Lihat Data

Sabtu, 14 Maret 2026 | 16:21

KPK Tetapkan 2 Tersangka OTT di Cilacap

Sabtu, 14 Maret 2026 | 15:58

Komisi III DPR Minta Negara Tanggung Penuh Biaya Pengobatan Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38

AS Pastikan Harga Minyak Dunia Tak akan Tembus 200 Dolar per Barel

Sabtu, 14 Maret 2026 | 13:55

Amerika Salah Perhitungan dalam Perang Melawan Iran

Sabtu, 14 Maret 2026 | 13:43

Selengkapnya