Berita

sutarman/net

Pertahanan

Gagalkan Penyelundupan Bom, Tiga Teroris Dibekuk

JUMAT, 21 MARET 2014 | 14:42 WIB | LAPORAN:

. Tim Penyidik Detasemen Khusus 88 Antiteror Mabes Polri berhasil menggagalkan upaya penyelundupan paket bom dari Surabaya, Jawa Timur menuju Makassar, Sulawesi Selatan. Penyelundupan itu dilakukan pada hari Selasa lalu (18/3).

"Empat hari lalu kita berhasil menggagalkan upaya pengiriman paket bom dari Surabaya yang dikirim melalui jasa angkutan barang ke Makassar," kata Kapolri Jenderal Sutarman di Mabes Polri, Jumat (21/3).

Sutarman menjelaskan, pihaknya telah mengikuti gerak-gerik para pelaku pengiriman sejak lama. Bom, awalnya hendak digunakan untuk melakukan teror di Surabaya. Tapi, karena beberapa alasan bom tersebut akhirnya dikirim untuk melakukan penyerangan di Sulsel.


Dia melanjutkan, saat tiba di Makassar, Anggota Polri yang sudah mengintai beberapa hari kemudian melakukan penangkapan. Polri, sebelumnya juga telah menginformasikan kepada perusahaan ekspedisi untuk jauh-jauh karena ada paket diduga bom.

"Alamat pengirimannya jelas. Sehingga ketika pelaku di Makassar akan mengambil, berhasil kita tangkap setelah kita ikuti beberapa hari," jelas dia.

Dari penangkapan pelaku tersebut, kata Sutarman, pihaknya kemudian melakukan pengembangan. Sehingga dalam waktu tak begitu lama, dua pelaku berhasil di tangkap masing-masing di Lampung dan Bengkulu.

"Jadi, ada tiga pelakunya. Saya tidak hafal," katanya sembari menambahkan pelaku merupakan bagian dari kelompok jaringan teroris Santoso. [rus]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Pelaku Kekerasan Seksual di Gili Trawangan Dibekuk di Bali

Rabu, 29 April 2026 | 16:19

Tak Terlantar Lagi, Keluarga Pasien RSUD Banggai Laut Bisa Pakai Rumah Singgah

Rabu, 29 April 2026 | 16:10

KPK Ungkap Ada yang Ngaku-ngaku Bisa Atur Kasus Bea Cukai

Rabu, 29 April 2026 | 16:09

Update Laka KA di Bekasi Timur: 15 Meninggal, 91 Luka-luka

Rabu, 29 April 2026 | 16:05

Anggota DPRD Jabar Bongkar Dugaan “Mahasiswa Gaib” di Kampus

Rabu, 29 April 2026 | 15:56

PLN Perkuat Posisi Indonesia sebagai Pusat Pertumbuhan Ekonomi Digital

Rabu, 29 April 2026 | 15:44

5 Kg Sabu Gagal Dikirim ke Solo dari Malaysia

Rabu, 29 April 2026 | 15:42

Kemenhaj Gerak Cepat Tangani Kecelakaan Bus Jemaah Haji di Madinah

Rabu, 29 April 2026 | 15:37

PT KAI Harus Perkuat Sistem Peringatan Dini untuk Cegah Kecelakaan

Rabu, 29 April 2026 | 15:27

Prabowo Tegaskan RI Negara Paling Aman: yang Mau Kabur, Kabur Aja!

Rabu, 29 April 2026 | 15:25

Selengkapnya