Berita

Andi Gani Nena Wea

Wawancara

WAWANCARA

Andi Gani Nena Wea: Kami Siap Mendukung Capres Yang Berbaur Dengan Buruh

RABU, 19 MARET 2014 | 08:58 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Buruh memiliki kriteria tersendiri untuk mendukung capres yang berlaga dalam Pilpres 2014. Salah satunya, tokoh tersebut mau berbaur dengan buruh.

Arti berbaur di sini, capres dengan tulus mau turun langsung mendengarkan jeritan buruh dan memecahkan permasalahan mereka.

Demikian disampaikan Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea kepada Rakyat Merdeka di Jakarta, kemarin.


”Kami melihat dari capres yang ada sekarang ini, Jokowi memiliki kriteria mau berbaur dengan buruh. Makanya kami mendukung tokoh tersebut,’’ paparnya.
    
Berikut kutipan selengkapnya:

Apa buruh dan pekerja bisa memenangkan pasangan calon dalam Pilpres 2014?
Saya yakin bisa menangkan pasangan capres-cawapres. Sebab, kekuatan buruh dan pekerja sangat besar. Mayoritas masyarakat kita adalah buruh dan pekerja. Mulai dari buruh tani sampai pekerja kantoran yang jumlahnya puluhan juta.

Apa capres yang berbaur dengan buruh bisa memberikan kesejahteraan?
Ya. Tokoh seperti yang diharapkan buruh bisa memberikan kesejahteraan bagi mereka. Apalagi Jokowi adalah sahabat saya, sahabat KSPSI, sahabat para buruh. Kami yakin Jokowi bisa mewujudkan cita-cita dan harapan agar buruh bisa sejahtera.

Kenapa Anda begitu yakin?
Pak Jokowi mengedepankan jaminan kesehatan warga Jakarta dengan membuat Kartu Jakarta Sehat yang pemberlakuannya lebih dulu sebelum BPJS. Kemudian  Jokowi membuat Kartu Jakarta Pintar bagi anak-anak usia sekolah yang kurang mampu. Dampaknya langsung dirasakan siswa serta cukup luar biasa hasilnya.

Apa langkah KSPSI?
Setelah Ketua Umum PDI Perjuangan Ibu Megawati Soekarnoputri memberikan mandat kepada Jokowi menjadi capres, saya dan Presiden KSBSI (Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia) Mudhofir langsung membuat Relawan Buruh Sahabat Jokowi, Sabtu (15/3) lalu.

Kami langsung bergerak cepat mendeklarasikan dukungan Relawan Buruh Sahabat Jokowi di sejumlah daerah.

Ke daerah mana saja?
Minggu (17/3) kami telah mendeklarasikan Relawan Buruh Sahabat Jokowi di Medan dan Subang. Deklarasi ini disambut secara antusias oleh ribuan buruh. Kemudian di Banten, Banjarmasin, dan Batam.

Targetnya berapa provinsi?
Deklarasi dukungan untuk Jokowi akan kami lakukan di 28 provinsi. Antara lain Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Sumatera Selatan, Lampung, Bengkulu, Jambi, Maluku, Maluku Utara, Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, seluruh provinsi di Pulau Jawa. Dan khusus Papua akan dilaksanakan di Timika.

Daerah-daerah tersebut merupakan basis terbesar kekuatan KSPSI. Kami juga mendeklarasikan di luar negeri.

Di negara mana saja?
Negara yang memiliki kantong-kantong buruh migran. Suara buruh migran itu juga penting untuk diperhitungkan. 

Apa itu saja yang dilakukan?
Kami juga menarik dukungan keluarga buruh. Dengan dukungan dua presiden konfederasi serikat pekerja terbesar di Indonesia yang mempunyai anggota jutaan dari ujung Sumatera sampai Papua, akan berupaya menangkan Jokowi.
 
Kalau begitu, buruh berpolitik dong?
Saya tegaskan, buruh harus mengerti politik. Sebab, semua kebijakan yang berkaitan dengan buruh tentu hasil proses politik.
  
Anda tidak takut dianggap mempolitisir kekuatan buruh?
Saya tidak pernah memaksakan anggota saya. Mereka sangat dewasa berpolitik. Tidak mudah dipengaruhi. Tapi dukungan dari anggota saya di seluruh Indonesia terhadap Jokowi semakin lama semakin besar.

Kekuatan KSPSI dan KSBSI  seberapa besar sih?
Ada jutaan buruh yang bernaung di KSPSI dan KSBSI. Saat ini kami bergerak secara mandiri dan mengkonsolidasikan dana secara mandiri.

Relawan Buruh Sahabat Jokowi itu ide Anda?
Betul. Relawan itu saya bentuk untuk menguatkan konsolidasi pemenangan Jokowi di se–luruh Indonesia.

Apa ini atas perintah Megawati?
Saya memang kader PDI Perjuangan. Tapi saya sudah sering mengatakan, Ibu Mega sangat mengerti posisi saya sebagai Presiden KSPSI. Belum pernah sekalipun beliau mengintervensi kebijakan saya. Beliau negarawan sejati. Saya menganggap Ibu Mega dan ayah saya Bapak Jacob Nuwa Wea sebagai guru politik saya.

Bila Jokowi jadi presiden, apa Anda berani mendesak kenaikan upah layak untuk buruh?
Tentu. Saya sering berdiskusi sama Pak Jokowi soal ketenagakerjaan. Saya akan mengingatkan beliau untuk tetap berpihak terhadap perjuangan buruh.

Berapa besar kekuatan yang akan mendukung Jokowi?
KSPSI dan KSBSI membawahi 23 federasi serikat pekerja yang mempunyai jutaan buruh di seluruh Indonesia.
 
Kekuatan Jokowi yang rajin blusukan, apa nanti tidak terhalang pengawalan bila terpilih jadi presiden?
Pak Jokowi tetap membumi dan tetap seperti sekarang yang sederhana dan apa adanya. Saya yakin beliau tidak akan berubah. Tetap dekat dengan rakyat bila nanti terpilih jadi presiden. ***

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

4 Lapis Kegagalan PSSI dan Otoritas Liga

Jumat, 19 Juni 2026 | 02:18

Air Zamzam Jemaah Haji akan Didistribusikan di Tanah Air

Jumat, 19 Juni 2026 | 02:00

Gibran Prioritaskan Program MBG di Wilayah 3T

Jumat, 19 Juni 2026 | 01:21

Ceko Kontra Afsel Berbagi Skor 1-1

Jumat, 19 Juni 2026 | 01:19

Wamendes Dorong Intelektual Muda Mendukung Pembangunan Desa

Jumat, 19 Juni 2026 | 01:00

MBG Bermanfaat untuk Masa Depan Anak-anak

Jumat, 19 Juni 2026 | 00:26

Bomba Sayang Bumi Bagikan Bibit Tanaman di Muara Enim

Jumat, 19 Juni 2026 | 00:11

Rupiah Tak Bisa Kuat hanya dengan Kebijakan Moneter

Jumat, 19 Juni 2026 | 00:00

Warga Papua Surati Presiden Prabowo Minta Atensi Kasus Lahan Rp50 Miliar

Kamis, 18 Juni 2026 | 23:51

Kinerja Mendag Budi Santoso Harus Dievaluasi Demi Akselerasi Ekonomi

Kamis, 18 Juni 2026 | 23:37

Selengkapnya