Berita

mega-prabowo/net

Politik

Inilah Penjelasan Prabowo Tentang Perjanjian Batu Tulis

SABTU, 15 MARET 2014 | 14:35 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

  Calon presiden dari Partai Gerindra, Prabowo Subianto, menegaskan bahwa dirinya dan Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, memang pernah mengikatkan diri dalam sebuah perjanjian yang kini dikenal sebagai Perjanjian Batu Tulis.

Ditandatangani keduanya pada 16 Mei 2009, perjanjian satu halaman (klik disini) yang berisi tujuh butir kesepakatan itu mengatur sejumlah hal yang berkaitan dengan pencalonan keduanya dalam Pilpres 2009.

Kepada pimpinan Jawa Pos Group yang menemuinya di Vila 08 Bojong Koneng di Bogor (Sabtu siang, 15/3) Prabowo mengatakan dirinya kaget dan kecewa Mega mengabaikan perjanjian itu begitu saja.


"Saya telah jelaskan tadi bahwa saya dibesarkan sebagai ksatria. Sabda panditho ratu, ucapan pemimpin sama dengan undang-undang. Sakral," ujarnya.

Prabowo juga mengatakan dirinya kecewa pada Megawati bukan karena Mega tidak mencalonkan dirinya sebagai presiden pada tahun ini sebagaimana poin terakhir perjanjian itu. Melainkan karena Mega tidak pernah memberi kesempatan kepada dirinya untuk bertemu.

"Maksud saya (mestinya) dia (Mega) panggil saya dan bilang: Mas Prabowo, perjanjian ini tidak bisa saya laksanakan. Itu kan bagus dari sisi tata krama," kata Prabowo lagi.

"Saya sudah minta waktu bertemu. Saya tidak tahu apa kesalahan saya," demikian Prabowo. [ald]

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Menteri Ekraf: Kreativitas Tak Bisa Dihargai Nol atau Dipatok

Jumat, 03 April 2026 | 20:06

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

Harga Plastik Dalam Negeri Meroket, Ini Kronologinya

Jumat, 03 April 2026 | 19:42

Kapolda Riau Perketat Penanganan Karhutla Hadapi Ancaman Super El Nino

Jumat, 03 April 2026 | 19:18

Upacara Penghormatan UNIFIL untuk Tiga Prajurit TNI di Lebanon

Jumat, 03 April 2026 | 19:01

Labirin Informasi pada Perang Simbolik

Jumat, 03 April 2026 | 18:52

KPK Siapkan Pemeriksaan Ono Surono Usai Penggeledahan

Jumat, 03 April 2026 | 18:35

BNPB: Tidak Ada Tambahan Korban Gempa Magnitudo 7,6 Sulut dan Malut

Jumat, 03 April 2026 | 18:31

Resiliensi Bangsa: Dari Mosi Integral 1950 hingga Geopolitik Kontemporer 2026

Jumat, 03 April 2026 | 18:03

FWP Polda Metro Hibur Anak Yatim ke Wahana Bermain

Jumat, 03 April 2026 | 17:45

Selengkapnya