Berita

Olahraga

Kisruh Soal Logo, KONI Bisa Disanksi IOC

SELASA, 11 MARET 2014 | 07:47 WIB | LAPORAN:

. Logo baru Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat membuat geram 30 Pengurus Besar (PB) induk olahraga. Menurut PB, KONI telah menyalahi aturan Komite Olimpiade Internasional (IOC).

KONI Pusat menggelar sidang yang bertempat di Hotel Sultan Jakarta 9-11 Maret. Dalam sidang pada hari pertama, KONI Pusat meluncurkan logo baru. Pada logo itu terdapat lima ring yang terpampang di atas logo KONI.

Peluncuran logo baru KONI Pusat itu terang saja membuat kesal 30 PB yang hadir dan memutuskan untuk walk out. Pasalnya, mereka menilai kalau KONI telah melanggar hak cipta IOC.


"IOC itu hanya memperbolehkan KOI (Komite Olimpiade Indonesia) yang menggunakan logo dengan lima ring. Logo itu bukan ciptaan KONI tapi IOC," kata Sekjen Pelti, Umbu Samapatty saat dihubungi di Jakarta, Selasa pagi (11/3).

Dia menjelaskan kalau penambahan lima ring di atas logo KONI Pusat itu bisa mendapat teguran atau sanksi dari IOC. Indonesia bisa dilarang ikut ke Olimpiade untuk memperebutkan medali.

"Kami ingin menyelamatkan olahraga Indonesia agar tidak mendapat sanksi dari IOC. Irak, India dan Kuwait pernah mendapat sanksi akibat hal itu. Kami tidak berniat untuk menggembosi KONI Pusat, tapi ingin mengembalikan mereka ke aturan yang benar," umbu mengakhiri. [rus]

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Kapolri: Hadapi Persoalan Bangsa Butuh Soliditas

Rabu, 11 Maret 2026 | 21:58

Ekonomi RI Diguncang Triple Shock, APBN Makin Babak Belur

Rabu, 11 Maret 2026 | 21:47

Perang Timur Tengah, Siapa yang Diuntungkan?

Rabu, 11 Maret 2026 | 21:21

Haris Azhar Anggap Broken Penanganan Kasus Lee Kah Hin

Rabu, 11 Maret 2026 | 20:56

Arahan Google Maps, Mobil Terjun Timpa Rumah Warga

Rabu, 11 Maret 2026 | 20:51

Safari Ramadan Romo Budi: Dari Sumba ke Bali, Bukber Lintas Agama Bikin Hangat

Rabu, 11 Maret 2026 | 20:39

Tewasnya Ermanto Usman Murni Kasus Pencurian

Rabu, 11 Maret 2026 | 20:38

KPK Agendakan Periksa Yaqut hingga Rencana Penahanan

Rabu, 11 Maret 2026 | 20:27

MQ Iswara Dukung Bahlil Dorong Beasiswa LPDP untuk Santri

Rabu, 11 Maret 2026 | 20:15

Prabowo Kaget Pertamina Punya 200 Anak Perusahaan, Soroti Kejanggalan Audit

Rabu, 11 Maret 2026 | 20:10

Selengkapnya