Berita

Tak Pantas Ahok Ungkap Calon Kuat Sekda DKI

SENIN, 10 MARET 2014 | 22:54 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sudah mengungkapkan bahwa Walikota Jakarta Pusat (Jakpus), Saefullah, kandidat terkuat calon Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta.

Namun, kalangan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) penggiat Jakarta menilai, Ahok tidak pantas mengatakan hal itu karena yang berhak mengangkat dan mensahkan jabatan Sekda DKI hanyalah Presiden.

 "Tidak pantas Ahok bicara seperti itu. Itu pernyataan yang sembrono. Sekda DKI diangkat dan diberhentikan oleh Presiden atas usulan Gubernur. Jadi Presiden yang lebih berhak menentukan siapa yang lebih layak, bukan Ahok," tegas Ketua Umum Koalisi Rakyat Pemerhati Jakarta Baru (KATAR), Sugiyanto, saat dihubungi (Senin, 10/3). 


Sugiyanto menilai tiga nama calon yang salah satunya Saefullah layak menjadi Sekda DKI selama benar-benar diajukan oleh gubernur. Hal ini mengacu pada Undang-Undang No 29/ 2007 tentang Pemerintahan Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta Sebagai Ibukota Negara Kesatuan Republik Indonesia  yang menegaskan bahwa Sekda diangkat dari pegawai negeri sipil yang memenuhi persyaratan.

 "Artinya, mereka itu telah memenuhi persyaratan menjadi Sekda. Dan Gubernur bukan yang menentukan tapi hanya mengusulkan saja, yang mengangkat dan memberhentikan adalah Presiden," jelas Sugiyanto.

Sugiyanto menegaskan tindakan Ahok telah melanggar ketentuan UU No. 29/ 2007 tentang, Pemerintahan Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta Sebagai Ibukota Negara Kesatuan Republik Indonesia. Ahok melangar etika karena sebagai wakil gubernur dia tidak mempunyai hak menentukan Sekda DKI Jakarta.

"Jadi Gubernur Jokowi saja tidak bisa menentukan siapa yang paling pantas jadi Sekda, apalagi Wagubnya Ahok," paparnya.

"Pernyataan Ahok bisa diartikan mendahului kewenangan Guburnur dan Presiden serta  dapat terbentuk opini seolah-olah bila calon sekda terpilih bukan Sjaefullah maka itu adalah kesalahan ," tegas Sugiyanto.

Sebelumnya, Ahok menegaskan bahwa Walikota Jakpus Saefullah merupakan kandidat terkuat yang akan menduduki jabatan Sekda DKI. Kepada Harian Terbit akhir pekan lalu, Ahok menyebut Saefullah kandidat terkuat yang akan terpilih.

Menurut Ahok, Saefullah layak menjabat posisi tersbut dikarenakan sudah berpengalaman duduk di jajaran Pemprov DKI. Sehingga sudah mengetahui masalah-masalah yang ada di Jakarta, terutama masalah birokrasi di Pemprov DKI.[dem]

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

4 Lapis Kegagalan PSSI dan Otoritas Liga

Jumat, 19 Juni 2026 | 02:18

Air Zamzam Jemaah Haji akan Didistribusikan di Tanah Air

Jumat, 19 Juni 2026 | 02:00

Gibran Prioritaskan Program MBG di Wilayah 3T

Jumat, 19 Juni 2026 | 01:21

Ceko Kontra Afsel Berbagi Skor 1-1

Jumat, 19 Juni 2026 | 01:19

Wamendes Dorong Intelektual Muda Mendukung Pembangunan Desa

Jumat, 19 Juni 2026 | 01:00

MBG Bermanfaat untuk Masa Depan Anak-anak

Jumat, 19 Juni 2026 | 00:26

Bomba Sayang Bumi Bagikan Bibit Tanaman di Muara Enim

Jumat, 19 Juni 2026 | 00:11

Rupiah Tak Bisa Kuat hanya dengan Kebijakan Moneter

Jumat, 19 Juni 2026 | 00:00

Warga Papua Surati Presiden Prabowo Minta Atensi Kasus Lahan Rp50 Miliar

Kamis, 18 Juni 2026 | 23:51

Kinerja Mendag Budi Santoso Harus Dievaluasi Demi Akselerasi Ekonomi

Kamis, 18 Juni 2026 | 23:37

Selengkapnya