Berita

ahmad basarah/net

KASUS NARKOBA CORBY

PDI Perjuangan: Jangan Terjebak dengan Retorika Pemerintah!

KAMIS, 06 MARET 2014 | 21:14 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Masyarakat Indonesia jangan terjebak dengan retorika pemerintah yang mau mempertimbangkan kembali status hukum pembebasan ratu narkoba asal Australia, Schapelle Corby.

"Saya menduga dan khawatir kalau pernyataan tersebut hanya untuk meredakan kemarahan dan sekedar pelayanan psikologis agar publik bersimpati kepada pemerintah," kata anggota Komisi III dari Fraksi PDI Perjuangan, Ahmad Basarah, kepada Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Kamis, 6/3).

Ujung-ujungnya, Basarah menduga, pemerintah tetap akan membebaskan Corby. Kecurigaan Basarah ini beralasan.


Sebab misalnya, Basarah melanjutkan, mengapa pemerintah pusat, dalam hal ini Kementerian Hukum dan HAM, masih harus menunggu laporan dari pejabat di Lembaga Pemasyarakatan Bali untuk mengambil keputusan membatalkan pembebasan Corby tersebut. Padahal kasus yang digunakan alasan untuk mengeluarkan pernyataan untuk meninjau pembebasan ulang Corby adalah karena wawancara keluarga Corby, terutama Mercedez Corby, kepada TV Australia yang mengatakan pemidanaan Corby adalah rekayasa orang Indonesia.

"Mestinya pemerintah tersinggung berat karena yang dilecehkan  adalah kredibilitas penegakan hukum dan kewibawaan Pemerintah Republik Indonesia," tegas Basarah, yang juga Wasekjen DPP PDI Perjuangan.

Basarah pun menekankan, bila pemerintah saat ini benar-benar berwibawa dan berdaulat secara hukum dan politik segera saja cabut pembebasan bersyarat Corby tersebut tanpa ragu-ragu lagi. [ysa]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

UPDATE

Netanyahu Sebut Perang dengan Iran Belum Usai

Senin, 11 Mei 2026 | 08:20

OJK: Bank Bebas Tentukan Strategi Kredit, Program Pemerintah Hanya Potensi Bisnis

Senin, 11 Mei 2026 | 08:09

Harga Emas Langsung Tergelincir Usai Trump Tolak Tawaran Iran

Senin, 11 Mei 2026 | 07:50

Respons Iran soal Proposal AS Picu Kemarahan Trump

Senin, 11 Mei 2026 | 07:40

Sudah Saatnya Indonesia Berhenti dari Ketergantungan Energi Luar Negeri

Senin, 11 Mei 2026 | 07:27

Pasar Properti Indonesia Menyentuh Titik Jenuh

Senin, 11 Mei 2026 | 07:09

Optimalkan Minyak Jelantah

Senin, 11 Mei 2026 | 06:40

Geoffrey Till: Kekuatan Laut Bukan Sekadar soal Senjata

Senin, 11 Mei 2026 | 06:10

Delegasi Jepang Sambangi Fasilitas BLP Bahas Masa Depan Logistik

Senin, 11 Mei 2026 | 05:59

Ngobrol dengan Nelayan

Senin, 11 Mei 2026 | 05:40

Selengkapnya