Berita

Jorge Lorenzo

Olahraga

Awal Ciamik Lorenzo

Uji Coba MotoGP Australia
SELASA, 04 MARET 2014 | 09:19 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Pebalap Yamaha Factory Racing Jorge Lorenzo berhasil menjadi yang tercepat di hari pembuka tyre safety test di Phillip Island, kemarin. Catatan waktu yang dicetak pria asal Spanyol itu adalah satu menit 29,213 detik.

Dalam tes selama tiga hari ini, hanya tiga tim pabrikan yang hadir ke Australia guna menguji ban Bridgestone yang khusus didesain untuk Phillip Island. Diantaranya Yamaha, Ducati, dan Honda.

 Untuk mendapatkan hasil maksimal, masing-masing tim pabrikan yang menurunkan tiga pebalap langsung mencoba enam ban berbeda sekaligus dalam sehari.


Sebagian ban tersebut menggunakan kompon dan konstruksi baru. Lorenzo yang sempat mengalami kesulitan pada sesi uji coba di Sepang, pekan lalu, akhirnya menjadi yang tercepat di hari pertama itu. Di belakang Lorenzo, ada Cal Crutchlow (Ducati) yang menempati posisi dua, diikuti oleh Valentino Rossi dari Yamaha, rider Repsol Honda Dani Pedrosa, dan Andrea Dovizioso (Ducati) di kelas MotoGP.

Perlu diketahui, selain beberapa rider MotoGP, tes kali ini juga diikuti oleh sejumlah pebalap kelas Moto2 yang juga terimbas masalah ban di Australia lalu. Demi menghindari keuntungan sepihak, Crash mencatat ini menjadi tes pramusim terakhir dari pabrikan Yamaha, Ducati dan Honda.

Sementara tes di Losail pada 7-9 Maret mendatang akan diikuti oleh tim-tim MotoGP yang kini absen di Phillip Island. Kendati jadi yang tercepat, Lorenzo tak lantas senang dengan hasil yang dia raih hari itu.

Pasalnya, dia bilang, jika berbicara soal performa dirinya belum siap 100 persen. Terlebih, dari tiga ban anyar yang dijajalnya, dia belum bisa menentukan komposisi ban mana yang terbaik.

“Hari ini seperti yang saya perkirakan. Saya pernah bilang bahwa ban di Sepang terlalu keras, kebanyakan begitu buat para pembalap, tapi terutama untuk Yamaha. Saya sempat berharap datang ke sini dan tak mengalami masalah yang sama dan itulah yang terjadi, bannya berbeda,” kata Lorenzo.

“Ban untuk race (GP Australia) dari tahun lalu merupakan yang pertama kami coba  kemudian,  tiga ban lainnya. Ban terakhir yang digunakan sedikit lebih baik dan itu alasannya saya bisa menetapkan waktu tercepat,” imbuhnya.

Sayangnya, dari tiga spesifikasi ban baru yang berbeda, belum ada satu pun yang dianggap joki Yamaha Factory ini sebagai ban yang paling sempurna guna “digarap” jelang pembukaan MotoGP 2014. Belum ada perbedaan berarti, terlebih soal performa.

“Tiga ban itu hampir tak ada bedanya. Ban yang terakhir sedikit lebih baik dan saya bisa mencatatkan waktu tercepat, tapi ban yang digunakan untuk pemanasan lebih buruk dan di area traksi, ban terasa lebih tajam. Jadi, saya masih belum tahu (ban mana) yang terbaik,” tutup Lorenzo. ***

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

Tak Perlu Takut dengan Ide Kewarganegaraan Ganda Prabowo

Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:26

Cara Mengubah Desil DTSEN Secara Online dan Offline, Lengkap dengan Langkahnya

Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:15

Tak Cuma Revisi, DPR Sepakat Regulasi Baru Migas

Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:14

GBNI Dukung Program Kerakyatan Prabowo

Minggu, 16 Agustus 2026 | 09:37

B50 Perkuat Kemandirian Energi, Hemat Devisa, dan Dorong Transformasi Ekonomi

Minggu, 16 Agustus 2026 | 09:34

Presiden Perintahkan Penanganan Darurat, Wamensos Terjun ke Lokasi Gempa NTT

Minggu, 16 Agustus 2026 | 09:28

21 Kantong Parkir Disiapkan Saat Perayaan HUT ke-81 RI di Jakarta

Minggu, 16 Agustus 2026 | 08:31

MBG Harus Kembali ke Tujuan Awal Bukan Jadi Ladang Bisnis

Minggu, 16 Agustus 2026 | 08:21

Ruas Jalan di Jakarta Direkayasa Saat Perayaan HUT ke-81 RI

Minggu, 16 Agustus 2026 | 08:12

Besok! Ongkos Transjakarta, MRT, dan LRT Jakarta Cuma Rp8

Minggu, 16 Agustus 2026 | 07:30

Selengkapnya