Berita

SBY: Mari Dukung Penelitian Gunung Padang

MINGGU, 02 MARET 2014 | 23:38 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Bila hasil penelitian yang dilakukan Tim Terpadu Riset Mandiri (TTRM) di Situs Megalitikum Gunung Padang benar, maka perlu segera dilakukan pemugaran di situs itu. Sebagaimana pemugaran yang dilakukan terhadap Candi Borobudur.

Demikian hal lain yang disampaikan Presiden SBY dalam kultwitnya malam ini (Minggu, 2/3 mengenai riset Gunung Padang.

Hari Rabu lalu (25/2) SBY mengunjungi Gunung Padang di Cianjur, Jawa Barat. Dalam kunjungan yang didampingi sejumlah menteri dan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan itu, SBY mendengar langsung penjelasan dari sejumlah ahli yang tergabung dalam TTRM yang dikordinir Staf Khusus Presiden bidang Bantuan Sosial dan Bencana (SKP BSB) Andi Arief.


Itu adalah kali kesekian SBY mendengarkan hasil riset Gunung Padang. Sebelumnya, pada Mei tahun lalu, SBY juga sudah mendapatkan penjelasan mengenai riset yang sedang dilakukan. Dalam pertemuan di Istana ketika itu, SBY juga mendengarkan pemaparan mengenai peta kebencanaan di sejumlah daerah di Indonesia, termasuk di Jakarta.

"Pemerintah, baik pusat maupun Jabar, perlu memberikan dukungan terhadap penelitian dan insya Allah pemugaran situs budaya Gunung Padang ini," tulis SBY.

Sambungnya, jika pemugaran telah dilakukan dan misteri "kebesaran" Indonesia masa silam dihadirkan, situs Gunung Padang akan menjadi obyek wisata dan penelitian dunia.

Dalam kultwit itu SBY juga menyinggung pro dan kontra yang mengiringi riset terpadu itu.

"Selalu ada pro dan kontra. Mari berikan ruang dan dukungan pada para peneiliti yang dengan gigih gigih bekerja keras ingin menyumbang sesuatu untuk negerinya," demikian SBY. [dem]

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

UPDATE

Awal Pekan, Harga Emas Antam Terpantau Turun ke Rp2.668.000 per Gram

Senin, 22 Juni 2026 | 10:21

Harta Zita Anjani Melonjak Rp100 Miliar, Hari Purwanto: Mungkin Menang Lotre

Senin, 22 Juni 2026 | 10:11

Emas Antam Mandek di Awal Pekan, Satu Gram Rp2,6 Juta

Senin, 22 Juni 2026 | 09:49

Bajak Kader Partai Lain, PSI Dinilai Tetap Berpotensi Jadi Partai Gurem

Senin, 22 Juni 2026 | 09:43

IHSG Menguat, Rupiah Tertekan Rp17.812 per Dolar AS

Senin, 22 Juni 2026 | 09:30

Dolar AS Menguat di Tengah Amblesnya Yen dan Poundsterling

Senin, 22 Juni 2026 | 09:20

Trump Sebut Starmer Gagal, Isu Pengunduran Diri PM Inggris Kian Menguat

Senin, 22 Juni 2026 | 09:11

Gibran Ingin Layanan Kesehatan di Wilayah 3T Diperkuat

Senin, 22 Juni 2026 | 09:00

Rayakan HUT ke-499, Jakarta Berikan Tarif Spesial Rp1 untuk MRT, LRT, dan TransJakarta Hari Ini

Senin, 22 Juni 2026 | 08:47

Bakal Turun Gunung Bareng PSI, Jokowi Dinilai Sulit Lepas dari Bayang-bayang Kekuasaan

Senin, 22 Juni 2026 | 08:46

Selengkapnya