Berita

Bisnis

Sebaiknya DPR Fokus Penjualan Bank Mutiara

MINGGU, 02 MARET 2014 | 20:49 WIB | LAPORAN:

DPR dianggap memiliki kesempatan emas menyelamatkan Bank Century dari situasi sulit saat ini, ketimbang terus mempolitisasi kasus dana talangan bank itu yang merugikan keuangan negara Rp 6,7 triliun tahun 2008 lalu.

Menurut pengamat ekonomi Faisal Basri, sebaiknya parlemen fokus menyelesaikan masalah penjualan Bank Mutiara, nama baru Bank Century setelah diambilalih Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

"Kalau punya niat menyelesaikan dan menuntaskan masalah, ada proses yang harus dikawal teman-teman di DPR, yaitu divestasi Bank Mutiara," katanya di Jakarta (Minggu, 2/3).


Faisal menjelaskan, seharusnya DPR membantu agar bagaimana Bank Mutiara bisa dijual, dan memperoleh keuntungan maksimal dari hasil penjualan. Dengan demikian, dapat memperkuat posisi perbankan nasional. Terlebih, dengan adanya isu pembatasan kepemilikan bank lokal oleh investor asing.

Tindakan DPR melalui Timwas Century yang saat ini terus mempersoalkan dana talangan Bank Century justru membuat Bank Mutiara sepi peminat.

Lanjut Faisal, jika situasi lebih kondusif dalam penawaran bank eks Century itu harga jualnya dapat lebih realistis yakni pada kisaran Rp 3 triliun hingga Rp 3,5 triliun.

"Itu harga rata-rata di industri perbankan. Tidak ada bank yang mau beli di atas angka itu," tegas mantan cagub DKI Jakarta dari independen tersebut.[dem]

Populer

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

KPK Dikabarkan Kembali Gelar OTT di Sumut

Kamis, 02 Juli 2026 | 20:50

KPK Gelar OTT di Kabupaten Kuantan Singingi Riau

Senin, 29 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

OJK Minta Masyarakat Waspada Scam Berkedok Sensus Ekonomi 2026

Selasa, 07 Juli 2026 | 10:12

Harga Minyak Dunia Stabil, Pasar Pantau Kebijakan OPEC+ dan Arab Saudi

Selasa, 07 Juli 2026 | 10:03

PSI Sulit Jadikan Jateng Kandang Gajah Jika Hanya Andalkan Jokowi

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:57

Prabowo Bersiap Gelar Pertemuan Bilateral dengan Modi di Istana Pagi Ini

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:54

IHSG Menguat, Rupiah Bergerak ke Rp17.985 per Dolar AS

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:48

BBNI Tuntaskan Buyback 2026, Saham Dialihkan Penuh untuk Program Pegawai (ESOP)

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:45

PPP Menangkan Lima Gugatan Sengketa Internal, Legalitas Kepengurusan Semakin Kuat

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:38

GREAT Insitute: Perubahan Pradigma Pembangunan Indonesia Diakui Dunia

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:32

Harga Emas Antam Anjlok Rp15 Ribu, Termurah Rp1,37 Juta

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:32

Keputusan RI Hadiri Pemakaman Ayatollah Khamenei Sangat Tepat

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:22

Selengkapnya