Berita

Politik

Generasi Muda Diimbau Warnai Pemilu 2014

JUMAT, 28 FEBRUARI 2014 | 19:01 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menyorot peran pemuda dalam pemilu 2014. Green Party mengimbau generasi muda terutama mahasiswa harus mewarnai pesta demokrasi lima tahunan dengan tidak golput.

"Golput tidak bertanggungjawab terhadap kemajuan bangsa," ujar Ketua Fraksi PKB DPR RI Marwan Jafar saat memberi kuliah politik di hadapan ratusan generasi muda, mahasiswa, Gemasaba (Generasi Mahasiswa Satu Bangsa) dan pelajar se- Kabupaten Grobogan, di Gedung PCNU Grobogan, Jawa Tengah (Jumat, 28/2).

Marwan mengingatkan perbaikan dan perubahan tak akan bisa dilakukan tanpa ada peran pemuda. Dia mengatakan, generasi muda adalah penentu masa depan bangsa sehingga keberadaannya sangat dibutuhkan dalam bentuk partisipasi politik secara konkrit pada Pemilu 2014.


"Partisipasi politik itu berarti ikut secara langsung proses pemilu, mencoblos dan sekaligus mewarnai politik," kata Marwan.

Menurut Marwan semakin tinggi tingkat partisipasi aktif generasi muda, maka semakin tinggi pula pengaruh ataupun warna politik. Gerakan politik seperti ini, baik secara langsung maupun tidak langsung akan mempengaruhi warga masyarakat di lingkungan masing-masing.

"Kita optimis generasi muda mahasiswa sebagai representasi kaum intelektual dan agen perubahan sanggup dan mampu mempengaruhi warna politik dan memenangkan PKB," tandasnya.[dem]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya