Berita

Marc Marquez

Olahraga

Marc Marquez, Ingin Lepas Dari Beban Mental

SENIN, 17 FEBRUARI 2014 | 09:52 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Marc Marquez ingin tetap tampil santai saat beradu balap di sepanjang musim 2014/15. Hal tersebut diakui pebalap Tim Repsol Honda itu lantaran tak ingin memikul beban melalui sebuah ekspektasi terhadap dirinya, bisa mengulangi atau melebihi prestasinya musim lalu.

Sekadar catatan, Marquez tampil sensasional di musim perdananya musim lalu. Berstatus sebagai rookie, rider asal Spanyol itu langsung mengakhiri musim dengan menyabet gelar juara dunia. Marquez pun sadar, keberhasilannya mengasapi Dani Pedrosa, Jorge Lorenzo dan Valentino Rossi dalam perebutan gelar juara, membuat ekspektasi dan tekanan yang akan dihadapinya musim ini akan lebih besar seiring statusnya sebagai juara bertahan.

Namun, dia belum mau bicara lebih jauh tentang peluangnya dalam mempertahankan gelar. Menurut dia, pertarungan di atas aspal musim ini akan semakin sengit. Dia meyakini, para rider calon lawannya sudah mempersiapkan diri sebaik dirinya.


“Tidak ada yang spesial dalam persiapan saya musim ini. Semuanya masih sama seperti musim-musim sebelumnya. Aku tidak ingin terlalu menekan diriku sendiri. Dani (pedrosa) dan Jorge (Lorenzo) akan merasa lapar untuk mengalahkanku tahun ini dan juga Valentino (Rossi) akan selalu ada. Kami harus melihat dan menunggu. Tentu ini akan jadi persaingan yang bagus!” kata Marquez dalam wawancaranya dengan Crash, kemarin.

“Aku juga sadar, bahwa tekanan dan ekspektasi akan lebih tinggi. Karena jika aku mendapat posisi ketiga atau keempat, orang akan terkejut atau menghakimi. Tapi sekarang semua masih dalam kondisi bagus!” ujarnya.

Dia juga mengaku, tidak ada strategi khusus untuk menghadapi musim ini.
“ Kami hanya akan menghadapi tiap balapan di akhir pekan satu per satu dan menanganinya dengan cara kami sendiri, seperti biasanya,” ujarnya. ***

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Rupiah Undervalued: Cerita yang Terus Diulang

Senin, 27 April 2026 | 03:42

Truk Pengangkut Tembakau Terguling di Ruas Tol Jangli-Gayamsari

Senin, 27 April 2026 | 03:21

Pemerintahan Jokowi Berhasil Lakukan Kemiskinan Struktural

Senin, 27 April 2026 | 02:58

Menyorot Peran Indonesia dalam Stabilitas Asia Tenggara

Senin, 27 April 2026 | 02:35

Pakar Sebut Korporasi Kapitalis Penyebab Terjadinya Kemiskinan

Senin, 27 April 2026 | 02:12

Pemerintahan Jokowi Beri Jalan Lahirnya Fasisme

Senin, 27 April 2026 | 01:51

Bonus Rp1 Miliar untuk Pemain Persib Ternyata Berasal dari Maruarar Sirait

Senin, 27 April 2026 | 01:30

Strategi Memutus Rantai “Feederism” di Selat Malaka

Senin, 27 April 2026 | 01:12

Tiket Pesawat Tak Perlu Naik meski Harga Avtur Melonjak

Senin, 27 April 2026 | 00:45

Pelaku Penembakan di WHCD Dipastikan Beraksi Sendirian

Senin, 27 April 2026 | 00:42

Selengkapnya