Berita

FOTO:RMOL

Olahraga

Yuk, Muslimah Indonesia Tutup Aurat!

MINGGU, 16 FEBRUARI 2014 | 09:56 WIB | LAPORAN:

Puluhan orang mengajak masyarakat Indonesia untuk menutup auratnya dan memakai hijab. Pasalnya, menutup aurat merupakan kewajiban bagi setiap umat Islam, sama seperti menjalankan ibadah shalat lima waktu.

Massa yang tergabung dalam Gerakan Menutup Aurat Indonesia (GEMAR) itu menggelar aksi kampanye Gerakan Menutup Aurat Internasional di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat, Minggu (16/2) pagi.

"Aksi ini untuk membuat masyarakat kita terutama perempuan bahwa jilbab itu kewajiban agama," ujar koordinator aksi, Umar kepada Rakyat Merdeka Online di sela aksinya.


Umar menekankan, sudah seharusnya seorang muslimah memakai jilbab. Aksi ini juga bertujuan untuk menolak perayaan hari kasih sayang alias Valentine's Day yang jatuh setiap tanggal 14 Februari. Perayaan hari Valentine dinilai tidak sesuai dengan ajaran dan prinsip agama Islam karena adanya penyimpangan dalam pergaulan bebas antara kaum laki-laki dan kaum perempuan. Lewat aksi ini, lanjut Umar, pihaknya ingin mengingatkan kalangan remaja agar tidak terjebak dalam perayaan hari Valentine.

Aksi tersebut diikuti oleh berbagai kelompok hijabers seperti Teachers Working Group, Indonesia Tanpa JIL, Hijabers Tanpa JIL, Hijabers Community, Hijabographic, Peduli Jilbab dan beberapa golongan pendukung hijab lainnya.

Massa yang didominasi kaum perempuan berhijab itu berkumpul dan menyanyikan lagu kampanye menutup aurat setelah melakukan long march dari IRTI Monumen Nasional menuju Bundaran HI dan kembali ke titik start. Mereka membawa dua spanduk besar bertuliskan "Yuk tutup auratmu! Jilbab adalah Bukti Takwa, Supaya Allah Makin Cinta dan belasan spanduk kecil bertuliskan kalimat senada seperti "Keep Calm and Love Your Hijab".

Aksi massa hijabers dimulai sekitar pukul 8.45 WIB hingga sekitar pukul 9.30 WIB. Aksi berjalan damai dan kondusif, meski tanpa pengawalan dari petugas kepolisian.[wid]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Rupiah Undervalued: Cerita yang Terus Diulang

Senin, 27 April 2026 | 03:42

Truk Pengangkut Tembakau Terguling di Ruas Tol Jangli-Gayamsari

Senin, 27 April 2026 | 03:21

Pemerintahan Jokowi Berhasil Lakukan Kemiskinan Struktural

Senin, 27 April 2026 | 02:58

Menyorot Peran Indonesia dalam Stabilitas Asia Tenggara

Senin, 27 April 2026 | 02:35

Pakar Sebut Korporasi Kapitalis Penyebab Terjadinya Kemiskinan

Senin, 27 April 2026 | 02:12

Pemerintahan Jokowi Beri Jalan Lahirnya Fasisme

Senin, 27 April 2026 | 01:51

Bonus Rp1 Miliar untuk Pemain Persib Ternyata Berasal dari Maruarar Sirait

Senin, 27 April 2026 | 01:30

Strategi Memutus Rantai “Feederism” di Selat Malaka

Senin, 27 April 2026 | 01:12

Tiket Pesawat Tak Perlu Naik meski Harga Avtur Melonjak

Senin, 27 April 2026 | 00:45

Pelaku Penembakan di WHCD Dipastikan Beraksi Sendirian

Senin, 27 April 2026 | 00:42

Selengkapnya