Berita

Syahrini

Blitz

Syahrini, Gerah Dikaitkan Wawan, Rekening Bisa Dicek

JUMAT, 14 FEBRUARI 2014 | 10:12 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Syahrini jengah dikaitkan dengan Wawan gara-gara pamer Lamborghini. Tantang KPK periksa rekening dan komunikasi telepon.

Setelah Aura Kasih dan Jennifer Dunn, nama Syahrini disebut-sebut terlibat pusaran aliran dana dari Tubagus Chaeri Wardhana (Wawan), tersangka kasus suap korupsi Banten. Dia membantah pemberitaan yang menyebutkan kalau dirinya ikut menerima duit haram hasil korupsi.

”Begitu injakan kaki di sini (habis dari Singapura) kaget, melihat dan mendengar pemberitaan tentang aku yang terseret-seret kasus Wawan. Tidak mungkin itu (aku terima aliran dana Wawan). Itu fitnah keji,” sungut Syahrini kepada wartawan.


Diakuinya, ia sama sekali tidak mengenal sosok Wawan. “Siapa itu Wawan? Aku nggak pernah ketemu, berdialog, bahkan bertatap muka sama dia,” ucap pelantun Aku Tak Biasa dan Kau Yang Memilih Aku ini.

Meski demikian, dikisahkan Syahrini, dia hanya sempat mengenal kakak Wawan, Ratu Atut. â€Pernah ada kontrak kerja sama. Tapi aku nggak pernah dikenalkan sama keluarganya,” selorohnya.

Wanita kelahiran Sukabumi ini menjelaskan, dirinya memang pernah menjadi salah satu penyanyi yang diundang saat perayaan ulang tahun Ratu Atut. Tetapi, dia menjadi bingung karena namanya ikut disebut-sebut dalam kasus korupsi Wawan.

“Kenapa Syahrini deui, Syahrini deui yang keseret-seret aliran dana. Aku tidak pernah tereret-eret manja dengan yang namanya Wawan. Berjabat tangan dengan orangnya saja tidak pernah,” protesnya.

Pencetus istilah nyeleneh seperti Jambul Khatulistiwa dan Bulu Mata Anti Badai ini siap jika rekeningnya diperiksa oleh pihak terkait. “Akan aku buka selebar-lebarnya, silakan. Paling yang ditemukan hanya aliran dana dari Aisyah Rani, manajerku,” imbuhnya.

 Syahrini merasa pemberitaan terkait Wawan sebagai fitnah yang sangat keji. “KPK saja nggak menyebutkan (namanya). Dari siapa sumber fitnah ini? Ini merugikan nama baikku. Menyakitkan hatiku, hati keluargaku dan manajemen,” paparnya.

”Kalau kasus ini berkepanjangan, berkelanjutan, Syahrini akan menindaklanjuti,” lanjut Syahrini yang kini menggeluti bisnis karaoke.

Secara tegas, mantan teman spesial Anang Hermansyah ini menantang KPK untuk membuktikan kebenaran aliran duit Wawan kepada dirinya.

”Kalau bicara fakta, data yang akurat. Apa ke rekening aku? Silakan bapak-bapak KPK sana bisa lihat. Hape aku juga bisa dibuka, pasti ada percakapan dengan Bubu, bukan dengan Wawan,” ujar Syahrini, menyebut nama Bubu, panggilan sayang kepada yang diklaim bekas kekasihnya yang berasal dari Malaysia.

Selama ini Syahrini yang hobi pamer kemewahan ini, selalu menggunakan uang hasil kerja kerasnya sendiri. “Aku nggak pernah pakai uang negara atau apapun.

 Sepak terjangku kalian tahu, bisa melacak keberadaanku dimana. Aku kan pengusaha juga, meski kecil-kecilan, yang penting nggak pakai aliran dana negara,” geramnya.

Dia memang disebut-sebut mengenal Wawan karena sama-sama menjadi anggota club mobil Lamborghini. “Ketika ada (Wawan) di TV, aku tanya ke temenku yang ada di club, ini siapa kok punya mobil itu? Aku lihat ada di TV, aku sendiri tidak tahu Wawan itu yang mana,” kilah Syahrini. ***

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Aplikasi Digital Berbasis White Label Dukung Operasional KDKMP

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:59

Wamenaker Fasilitasi Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial di Multistrada

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:43

DPD Dorong Kemenko Polkam Lahirkan Peta Jalan Keamanan Papua

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:28

Mengoptimalkan Potensi Blue Ocean Economy

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:53

Wagub Lampung Minta Gapembi Kawal Pemenuhan Standar MBG

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:35

Analis Geopolitik: Tiongkok Berpotensi sebagai Global Stabilizer

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:23

Prabowo dan Tumpukan Uang

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:58

ANTAM Tetap Fokus Jaga Fundamental Bisnis di Tengah Dinamika Global

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:46

Sukseskan Program Nuklir, PKS Dorong Pembentukan Kembali BATAN

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:23

Paradigma Baru Biaya Logistik

Kamis, 14 Mei 2026 | 02:59

Selengkapnya