Berita

dewi persik/net

Blitz

Resmi Ditahan, Dewi Persik Ngotot Naik Jaguar

KAMIS, 13 FEBRUARI 2014 | 22:37 WIB | LAPORAN:

Pedangdut Dewi Muria Agung alias Dewi Persik resmi dijebloskan ke Rumah Tahanan Wanita Pondok Bambu, Jakarta Timur. Menyusul perseteruan hukumnya dengan sesama pedangdut Julia Perez.

"Penandatanganan berita acara berjalan lancar, mbak Dewi Persik mengerti. Sebagai warga negara Indonesia yang baik wajib menaati hukum dan menandatangani berita acara pelaksanaan putusan pengadilan," ujar Kepala Seksi Pidana Umum Kejaksaan Negeri Jakarta Timur Zulfahmi, Kamis (13/2).

Meski menerima dieksekusi, namun Dewi Persik yang harus menjalani kurungan penjara tiga bulan sebagaimana amar putusan Mahkamah Agung mengajukan beberapa syarat. Yakni ingin bertemu dengan ibundanya dan yang unik mantan istri pesinetron Aldi Taher ini menolak dibawa ke rutan dengan mobil tahanan.


Dewi Persik bersikukuh tetap ingin menumpang mobil Jaguar bernopol B 1521 GAF yang dikemudikannya sendiri menuju Rutan Pondok Bambu.

Menurut Zulfahmi, pihaknya langsung membahas permintaan itu dengan kepala Kejari Jakarta Timur. Dari pembahasan itu, disepakati syarat yang kedua dari Dewi Persik tidak dikabulkan.

"Setelah kami rapat dengan Kajari untuk menyamakan dengan terpidana yang lain, kami putuskan untuk menggunakan mobil tahanan pengantar terpidana," tegasnya.

Pada 5 Februari lalu, Mahkamah Agung melalui majelis kasasi menjatuhkan vonis tiga bulan penjara kepada Dewi Persik. Dia terbukti melanggar pasal 351 ayat 1 KHUP tentang penganiayaan.

Dewi Persik sebelumnya dihukum dua bulan penjara dengan percobaan empat bulan oleh majelis hakim PN Jaktim, dan dikuatkan oleh pengadilan di tingkat banding.

Dewi Persik dan Julia Perez terlibat perkelahian saat keduanya menjalani pengambilan gambar film Arwah Goyang Karawang. Kedua artis ini akhirnya saling melapor ke polisi, dan berkas perkara Julia Perez lebih dulu masuk ke MA.

Julia Perez sendiri sudah menjalani hukuman sesuai amar putusan MA di Rutan Pondok Bambu dan bebas pada 17 Juni 2013. [rus]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Aplikasi Digital Berbasis White Label Dukung Operasional KDKMP

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:59

Wamenaker Fasilitasi Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial di Multistrada

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:43

DPD Dorong Kemenko Polkam Lahirkan Peta Jalan Keamanan Papua

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:28

Mengoptimalkan Potensi Blue Ocean Economy

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:53

Wagub Lampung Minta Gapembi Kawal Pemenuhan Standar MBG

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:35

Analis Geopolitik: Tiongkok Berpotensi sebagai Global Stabilizer

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:23

Prabowo dan Tumpukan Uang

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:58

ANTAM Tetap Fokus Jaga Fundamental Bisnis di Tengah Dinamika Global

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:46

Sukseskan Program Nuklir, PKS Dorong Pembentukan Kembali BATAN

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:23

Paradigma Baru Biaya Logistik

Kamis, 14 Mei 2026 | 02:59

Selengkapnya