Berita

MARZUKI ALIE/NET

Marzuki Alie Yakin Ada Kongkalikong di Balik Pengadaan Bus China

KAMIS, 13 FEBRUARI 2014 | 12:56 WIB | LAPORAN:

Pemprov DKI beralasan bahwa kerusakan dan karat yang terdapat pada komponen puluhan bus Transjakarta dan Bus Kota Terintegrasi Busway (BKTB) karena terkena air laut ketika diturunkan dari kapal.
Namun, Ketua DPR Marzuki Alie sulit menerima alasan itu.

“Alasannya sangat tidak logis dan merendahkan intelektualitas rakyat. Kalau kena air laut, besi bisa berkarat itu memang benar, itu fisika dan itu alam tapi apa tidak ada cara untuk melindungi bus tersebut dari karat?," kata Marzuki Alie ketika dihubungi wartawan di Jakarta, Kamis (13/2).

Logikanya, lanjut Marzuki, jika semua  mobil yang diimpor  karatan karena air laut, maka tidak akan ada kegiatan ekpor impor mobil di seluruh dunia. Begitu juga, kegiatan ekpor import buah-buahan yang bisa rawan membusuk.

Logikanya, lanjut Marzuki, jika semua  mobil yang diimpor  karatan karena air laut, maka tidak akan ada kegiatan ekpor impor mobil di seluruh dunia. Begitu juga, kegiatan ekpor import buah-buahan yang bisa rawan membusuk.

Marzuki meminta aparat penegak hukum untuk menyelidiki proyek pengadaan bus impor China tersebut karena dirinya yakin ada kongkalikong di dalamnya.

"Coba dicek saja ke industri bus di dalam negeri ataupun harga bus sejenis dari negara lain apa semahal itu harganya? Saya yakin bus buatan dalam negeri akan jauh lebih murah," tegasnya.

Marzuki pun mengkritik Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo dan wakilnya, Basuki T Purnama yang kabarnya akan menindak pejabat-pejabat di lingkungan Pemprov DKI Jakarta yang terlibat dalam pengadaan puluhan bus baru tersebut.

"Di mana kepemimpinannya?Yang mengambil kebijakan untuk impor bus itu kan bukan bawahan tapi pimpinan," kritik Marzuki.[wid]


Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

BSI Tutup 2025 dengan Syukur dan Spirit Kemanusiaan

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:11

KUHP Baru Hambat Penuntasan Pelanggaran HAM Berat

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:10

TNI AL Gercep Selamatkan Awak Speedboat Tenggelam di Perairan Karimun

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:58

BNPB Laporkan 1.050 Huntara Selesai Dibangun di Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:55

Indonesia Menjadi Presiden HAM PBB: Internasionalisme Indonesia 2.O

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:51

Prabowo Ungkap Minat Swasta Manfaatkan Endapan Lumpur Bencana Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:46

YLBHI: Pasal-pasal di KUHP Baru Ancam Kebebasan Berpendapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:39

Satgas Pemulihan Bencana Harus Hadir di Lapangan Bukan Sekadar Ruang Rapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:19

Saatnya Indonesia Mengubah Cara Mengelola Bencana

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Purbaya Klaim Ekonomi Membaik, Tak Ada Lagi Demo di Jalan

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Selengkapnya